Liputan6.com, Bekasi: Terminal bayangan di pintu Tol Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, kini porak poranda setelah terjadi protes warga terhadap penutupan terminal bayangan Jumat (27/7) pagi. Warga marah karena terminal bayangan ini telah menjadi bagian penting bagi keseharian mereka.
Setiap hari, ribuan warga menanti angkutan umum di terminal ini. Kendaraan umum dari arah Cikampek menuju Jakarta atau sebaliknya bergantian menaikan dan menurunkan penumpang. Terminal bayangan ini telah ada sejak lebih dari 15 tahun lalu. "Saya sudah lima belas tahunan lewat sini (terminal bayangan)," kata Lia, pengguna terminal bayangan.
Warga sekitar juga bergantung pada terminal bayangan ini. Ramainya aktivitas di sini telah menjadi sumber rezeki bagi warga sekitar yang antara lain mencari nafkah dengan jadi pengemudi ojek, pedagang, atau menyediakan jasa penitipan sepeda motor.
Keberadaan terminal bayangan ini bisa jadi merupakan gambaran bahwa sesungguhnya warga membutuhkan akses terhadapas fasilitas angkutan massal yang mudah dicapai.(BOG)
Setiap hari, ribuan warga menanti angkutan umum di terminal ini. Kendaraan umum dari arah Cikampek menuju Jakarta atau sebaliknya bergantian menaikan dan menurunkan penumpang. Terminal bayangan ini telah ada sejak lebih dari 15 tahun lalu. "Saya sudah lima belas tahunan lewat sini (terminal bayangan)," kata Lia, pengguna terminal bayangan.
Warga sekitar juga bergantung pada terminal bayangan ini. Ramainya aktivitas di sini telah menjadi sumber rezeki bagi warga sekitar yang antara lain mencari nafkah dengan jadi pengemudi ojek, pedagang, atau menyediakan jasa penitipan sepeda motor.
Keberadaan terminal bayangan ini bisa jadi merupakan gambaran bahwa sesungguhnya warga membutuhkan akses terhadapas fasilitas angkutan massal yang mudah dicapai.(BOG)