Liputan6.com, Jakarta - Band beraliran Rock, Logeex cukup lama menghilang. Namun sejak 2018 lalu, band yang kini digawangi Fajar Akbar (drum, percusi, hacking vokal), Toni Fibriyanto (bass, backing vokal), Chan Chan (gitar, backing vokal), Dedy (gitar, backing vokal), Robby Bakha (vokal) kembali ke industri musik Tanah Air.
Dan uniknya, seluruh personel lama tak lagi bergabung dalam band Logeex.
Advertisement
Band Logeex terbentuk pada 2006 dengan personel Gablen (Vokal), Jauhari Sagalih (gitar), Kristali Widiaputra (gitar), Daniel "slide" Ardhy (turntables), Chandra Arfiansyah (gitar), Derry K Iskandar (gitar), Mahmud Wibowo (Drum, Perkusi).
Keluarkan Album
Pada 2008 silan, Logeex sempat mengeluarkan album bertajuk Voice of Freedom, dengan single andalannya "Extreme" dan "Tak Ada Hati".
Vakum 2015
Meski sudah banyak main di atas panggung secara off air, namun band Logeex memutuskan vakum dari blantika musik Indonesia pada 2015 silam. Sayangnya, mereka tak menceritakan alasan kevakumannya.
Kembali Lagi
, sejak 2018 lalu band yang dipengarungi musik Korn, Limp Bizkit dan Deftones ini kembali unjuk gigi. Mereka meluncurkan single berjudul "Delusi".
"Nah di lagu ini kita menjelaskan apa yang dialami orang ini saat dia tahu ternyata dia itu terjebak dalam delusionalnya. Bagaimana dia berusaha keras untuk keluar dari itu semua dan bangkit," jelas salah satu personel Logeex dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Secara Umum
Dalam lagu itu, Logeex tidak hanya melihat dari satu sisi permasalahan.
"Delusi ini secara secara umum bisa terhadap apapun ya. Bisa mengenai politik, percintaan. Pokoknya secara umum," pungkasnya.