Pria Mesir memegang lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" yang dijual selama bulan suci Ramadan di Sayeda Zainab, Kairo, 19 April 2020. Menjelang Ramadan 1441 H, warga Mesir mulai berburu lentera warna-warni di tengah pandemi corona Covid-19. (Mohamed el-Shahed/AFP)
Pedagang menjual lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" menjelang bulan suci Ramadan di ibu kota Kairo, 19 April 2020. Bagi warga Mesir membeli lentera sudah menjadi tradisi sejak berabad-abad walaupun kini virus corona tengah melanda dunia. (Mohamed el-Shahed/AFP)
Keluarga Mesir melihat lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" yang dijual selama bulan suci Ramadan di Sayeda Zainab, Kairo, 17 April 2020. Menjelang Ramadan 1441 H, warga Mesir mulai berburu lentera warna-warni di tengah pandemi corona Covid-19. (Mohamed el-Shahed/AFP)
Orang Mesir melihat lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" menjelang bulan Ramadan di Sayeda Zainab, Kairo, 19 April 2020. Bagi warga Mesir membeli lentera sudah menjadi tradisi sejak berabad-abad walaupun kini virus corona tengah melanda dunia. (Mohamed el-Shahed/AFP)
Pedagang menjual lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" menjelang bulan suci Ramadan di ibu kota Kairo, 19 April 2020. Bagi warga Mesir membeli lentera sudah menjadi tradisi sejak berabad-abad walaupun kini virus corona tengah melanda dunia. (Mohamed el-Shahed/AFP)
Orang-orang berjalan melewati lentera tradisional yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fanous" menjelang bulan suci Ramadan di Sayeda Zainab, Kairo, 19 April 2020. Menjelang Ramadan 1441 H, warga Mesir mulai berburu lentera warna-warni di tengah pandemi corona Covid-19. (Mohamed el-Shahed/AFP)