Liputan6.com, New York- Kompetisi bola basket terbesar di dunia NBA harus terhenti sementara waktu akibat virus corona baru atau COVID-19 yang semakin parah di Amerika Serikat. Belum diketahui kapan NBA akan kembali dilangsungkan.
NBA memutuskan menunda sementara kompetisi musim 2019-2020 setelah ada pemainnya yang positif terkena virus corona. Center Utah Jazz Rudy Gobert positif terkena corona pada 12 maret 2020 lalu.
Advertisement
Hasil tes Gobert keluar beberapa menit sebelum Jazz bertanding melawan tuan rumah Oklahoma City Thunder. Laga tersebut langsung ditunda. Pemain kedua tim dikarantina. Tak hanya Gobert, rekan setimnya di Jazz, Donovan Mitchell juga kini tertular virus corona.
Nasib NBA musim 2019-2020 belum diketahui hingga saat ini. NBA kemungkinan besar menundanya selama sebulan sembari melihat perkembangan penyebaran virus corona.
Muncul kekhawatiran bila NBA musim 2019-2020 bisa saja dibatalkan dan tidak dilanjutkan lagi jika wabah virus corona semakin parah saja.
Dihentikannya sementara NBA 2019-2020 memberi dampak buruk bagi banyak pihak. Dampak paling parah bukan dialami pemain yang bergaji miliaran melainkan para pekerja stadion. Mulai dari petugas keamanan, usher, penjual makanan hingga tukang pel lapangan.
Mereka kebanyakan menggantungkan hidup dari bayaran per jam yang diterima jika bekerja saat pertandingan berlangsung. Dengan tidak ada pertandingan maka para pekerja stadion tidak akan menerima upah.
Sumbangan
Beberapa pemain bintang NBA langsung mengambil inisiatif dengan menyelamatkan hidup para pekerja stadion ini yang akan sangat terpukul dengan penundaan pertandingan. Pasalnya bukan hanya NBA saja yang ditunda, kompetisi olahraga lain di Amerika Serikat juga ditangguhkan.
Center Cleveland Cavaliers Kevin Love memulai kampanye menyumbangkan uang untuk pekerja stadion. Love memberikan 100.000 USD untuk para pekerja di kandang Cavaliers, Quicken Loans Arena.
Langkah Love kemudian diikuti MVP NBA dari Milwaukee Bucks Giannis Antetokoumpo dan forward Detroit Pistons Blake Griffin. Keduanya sama-sama menyumbang 100.000 USD untuk pekerja di markas klub mereka.
"Ini lebih besar dari basket! Dan selama masa sulit ini saya ingin membantu orang-orang yang membuat hidup saya, hidup keluarga saya dan rekan satu tim saya lebih mudah. Saya dan keluarga saya berjanji untuk menyumbangkan $ 100.000 kepada staf Forum Fiserv. Kita bisa melewati ini bersama," tulis Giannis via Twitter.