Liputan6.com, Jakarta - Nicolas Cage salah satu aktor paling produktif di Hollywood. Tahun lalu, ia membintangi film Color Out of Space. Rupanya, Color Put of Space hanyalah salah satu dari enam film yang dibintanginya.
Kelima film lainnya yakni Grand Isle, Primal, Kill Chain, Running with the Devil, dan A Score to Settle. Mayoritas film Nicolas Cage mendapat kritik pedas. Namun Color Out of Space mendapat ulasan cukup apik.
Advertisement
Color Out of Space bermula dari kisah keluarga bahagia yang bermetamorfosis menjadi tragedi. Sepertiga pertama Color Out of Space memperlihatkan interaksi antaranggota keluarga berbasis cinta dan benci.
Bintang Jatuh
Color Out of Space mengisahkan Nathan Gardner (Nicolas) dan Theresa (Joely) yang membawa ketiga anak mereka ke pinggir kota. Pasangan ini punya tiga anak, yakni Lavinia (Madeleine), Benny (Brendan), dan Jack (Julian). Tinggal di desa dikelilingi hutan membuat keluarga ini terus beradaptasi.
Benny diam-diam mengonsumsi ganja. Lavinia kerap membuat ritual gaib di hutan dan kamar. Jack gemar menyendiri. Theresa bekerja dengan komputer, Nathan bercocok tanam di sekitar rumah. Suatu malam, sinar ungu jatuh dari langit di pekarangan rumah Nathan. Aparat menduga benda langit itu meteor.
Ahli hidrologi Ward (Elliot) terus meneliti dan mewawancara sejumlah penduduk yang lama tinggal di situ, termasuk Ezra (Tommy). Sejak kejatuhan benda langit, lingkungan rumah keluarga Nathan berubah. Banyak kembang mekar di sekitar sumur, air keunguan, dan anggota keluarga Nathan berlaku aneh. Theresa mengiris jarinya sendiri. Jack sering mengobrol sendiri. Lengan Nathan timbul ruam dan sikapnya makin labil.
Perubahan Kecil tapi Ganjil
Karya Richard Stanley ini didasari novel The Colour Out of Space karya H. P. Lovecraft. Film ini memiliki alur tenang. Richard mengubah suasana film melalui perubahan-perubahan kecil yang menebalkan kesan ganjil.
Perubahan kecil ini tampak dari sejumlah detail dari siaran televisi, hasil panen, perilaku anjing, warna es batu, hingga perubahan gaya bicara sejumlah tokoh.
Sejumlah indikasi ini membuat penonton terus bertanya terkait apa pemicu, dampak, dan siapa korban berikutnya. Inti film ini memotret fenomena yang memantik perubahan.