Jangan Sepelekan 6 Tanda Masalah Jantung saat Berolahraga Ini

Berikut tanda adanya masalah jantung saat berolahraga, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber:

oleh Liputan6.comDiterbitkan 19 Februari 2020, 12:03 WIB
ilustrasi perempuan olahraga/Photo by Jonathan Borba from Pexels

Liputan6.com, Jakarta- Serangan jantung adalah penyebab terbesar kematian di dunia. Saat menyerang, penyakit ini tak peduli usia tua dan muda.

Penyakit jantung disebabkan oleh kerusakan di seluruh atau sebagian jantung, kerusakan pada arteri koroner, atau pasokan nutrisi dan oksigen yang buruk ke organ. 

Gaya hidup yang tidak sehat menjadi pemicu terbesar penyakit ini. Salah satu cara mencegah dan meringankan gejala penyakit jantung adalah dengan berolahraga. Tetap aktif adalah cara yang bagus untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Olahraga teratur, aerobik seperti berjalan telah terbukti meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, olahraga kadang-kadang dapat meningkatkan risiko serangan jantung, terutama pada mereka yang memiliki risiko penyakit jantung dan tidak memantau aktivitasnya dengan benar. Kondisi ini kerap diabaikan hingga pada akhirnya serangan jantung terjadi tiba-tiba.

Terkadang, masalah jantung bisa muncul saat berolahraga. Olahraga yang berlebihan dan berat juga bisa memengaruhi kinerja jantung. Ada beberapa tanda masalah yang bisa muncul saat berolahraga.

Berikut tanda adanya masalah jantung saat berolahraga, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber:

Saksikan Video Terkait Penyakit Jantung di Bawah Ini


Nyeri di dada

3 Penyebab Nyeri Dada yang Tak Ada Hubungannya dengan Jantung

Banyak orang mengasosiasikan nyeri dada yang tiba-tiba dan intens dengan serangan jantung. Beberapa serangan jantung mungkin ditandai dengan gejala ini. Namun, beberapa orang dengan risiko penyakit jantung akan mulai merasakan tidak nyaman, adanya tekanan, rasa diremas, atau sesak di bagian dada tengah.

asa sakitnya bisa halus dan mungkin datang dan pergi, sehingga sulit untuk mengenalinya. Ketika merasakan ini saat berolahraga dan berlangsung dalam beberapa menit, berhentilah dan cari pertolongan medis.


Sesak napas

Jika Anda mengalami kesulitan saat bernapas, hal ini tidak boleh diabaikan, karena terkadang bisa saja itu tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. (Foto: Webmd)

Perasaan sesak napas yang tidak biasa dengan ketidaknyamanan dada selama olahraga sering kali merupakan awal dari serangan jantung. Gejala ini dapat terjadi sebelum dada terasa tidak nyaman atau bahkan dapat terjadi tanpa rasa tidak nyaman di dada.

Sesak napas ini juga bisa disebabkan oleh olahraga yang sangat berat dan lama. Sesak napas sering digambarkan sebagai pengetatan yang intens di dada, rasa engap di udara, sulit bernafas, sesak atau perasaan tercekik.

Lanjut Baca:

Meski olahraga bisa menyebabkan kelelahan, perasaan pusing merupakan tanda yang tak boleh diabaikan saat berolahraga. Kondisi seperti kardiomiopati, serangan jantung, aritmia jantung, dan serangan iskemik sementara dapat menyebabkan pusing. Kondisi jantung menyebabkan penurunan volume darah. Ini dapat menyebabkan aliran darah tidak cukup mengalir ke otak atau telinga bagian dalam. Pusing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai sensasi, seperti perasaan ingin pingsan, sakit kepala, lemah atau tidak stabil.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya