VIDEO: Wali Kota Risma Memaafkan Pemilik Akun Medsos yang Diduga Hina Dirinya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memaafkan pelaku penghinaan yang menjadi tersangka pencemaran nama baik. Kasus ini dilaporkan ke polisi oleh Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada 21 Januari 2020.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Februari 2020, 18:45 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) memaafkan penghina dirinya ZD warga Bogor, Jawa Barat. Pemberian maaf tersebut disampaikan setelah tersangka penghina Wali Kota Surabaya, menyampaikan surat permintaan maaf kepada Tri Rismaharini, dan warga Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini akhirnya angkat bicara melalui konferensi pers terkait tersangka penghina dirinya di media sosial Facebook. Dalam jumpa pers bersama Kapolrestabes Surabaya di kediaman Wali Kota Surabaya, Jalan Wali Kota Mustajab, Tri Rismaharini menyatakan memaafkan tersangka, atas penghinaan yang dilakukan pada dirinya.

Pemberian maaf yang dilakukan oleh Risma ini disampaikan, setelah ZD menyampaikan permintaan maaf melalui 2 lembar kertas yang masing-masing diajukan kepada Risma, dan warga Surabaya. Berikut diberitakan pada Fokus, 6 Februari 2020.

Meski sudah memberikan maaf, namun proses hukum terhadap tersangka ZD, tetap akan berjalan. Risma mengaku jika dirinya sendiri yang melakukan laporan, dan menandatangani surat laporan kepolisian atas penghinaan yang dilakukan oleh ZD, karena merasa terhina dengan kata-kata dalam unggahan di Facebook tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menghimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menggunakan media sosial, dan lebih bijak sebelum mengunggahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akun Facebook tersangka ZD memposting foto bergambar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang tengah bekerja mencabut rumput di kawasan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dengan disertai caption hinaan. Unggahan ini dilakukan ZD pada  16 Januari 2020 yang kemudian viral di Facebook.

Pemilik akun Facebook ZD ini pun akhirnya ditangkap polisi, setelah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melaporkan yang bersangkutan ke polisi. Serta dukungan aksi demo warga Surabaya yang menginginkan pelaku penghinaan Wali Kota Surabaya diproses hukum.

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya