Liputan6.com, Jakarta Maladewa bukan negara yang bakal terlintas di kepala saat membicarakan sepak bola. Maladewa lebih lekat dengan pasir putih, laut bening, dan langit yang biru.
Tempat berlibur para pesohor dan kaum berduit. Negara yang sempat menghebohkan Indonesia saat Aburizal Bakrie memboyong kakak-adik Marcella Zalianty dan Olivia Zalianty berlibur jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang lalu.
Advertisement
Maladewa, negara kecil yang berada di Asia Selatan itu memang tersohor oleh alamnya yang indah. Beragam resor mewah berdiri di sana menawarkan berbagai paket wisata berkelas dunia.
Tidak aneh bila selebritis sekelas David dan Victoria Beckham tertarik berkunjung ke sana. Prince William dan Kate Middleton juga pernah berlibur ke Maladewa. Begitu juga dengan model cantik Kate Moss.
Namun pria asal Inggris, Judan Ali, punya mimpi berbeda. Sosok yang ditunjuk sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Maladewa sejak November 2019 ingin mengubah 'surga tersembunyi' itu menjadi negara sepak bola. Dan mimpi terdekat mereka adalah lolos ke Piala Dunia Qatar 2022.
Judan Ali berusia 46 tahun. Berasal London Timur, Inggris dan pernah menjadi pelatih di akademi sepak bola Barcelona, La Masia. Judan Ali diberi waktu selama 10 tahun untuk membenahi sepak bola Maladewa. Mulai dari tataran akar rumput hingga level senior untuk tim putra maupun tim putri.
"Tugas saya yang paling pertama adalah mencari pelatih untuk tim utama, sebab kontrak pelatih saat ini akan berakhir pada bulan Maret mendatang," kata Judan Ali kepada media asal Inggris, The Sun.