Bambang Pamungkas Tahan Tangis Saat Ucapkan Salam dengan Suporter Persija Jakarta

Bambang Pamungkas harus berpisah dengan suporter Persija, Jakmania usai memutuskan pensiun.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 18 Desember 2019, 09:10 WIB
Suporter membentangkan spanduk saat menyaksikan laga perpisahan pemain Persija, Bambang Pamungkas pada Shopee Liga 1 Indonesia, SUGBK Jakarta, Selasa (17/12/2019). Laga lawan Persebaya menjadi pertandingan terakhir Bambang Pamungkas sebagai pesepakbola profesional. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta Mata Bambang Pamungkas berkaca-kaca saat menghadiri konferensi usai laga melawan Persebaya Surabaya, Selasa (17/12/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pasalnya, ini barangkali yang terakhir bagi penyerang berusia 39 tahun ini berbicara di depan wartawan sebagai perwakilan dari pemain Persija Jakarta.

Ya, Bambang Pamungkas resmi mengumumkan akan pensiun pada akhir Shopee Liga 1 2019. Eks Pelita Bandung Raya (PBR) ini bakal memainkan partai terakhirnya bersama Persija ketika menghadapi Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe pada pekan ke-34, 22 Desember mendatang.

Pastinya, perasaan Bambang Pamungkas campur aduk saat menyatakan dirinya akan gantung sepatu dari lapangan hijau mengingat pertandingan kandang terakhirnya berakhir menyedihkan. Bermain selama 15 menit terakhir, ia tidak mampu menyelamatkan Persija dari kekalahan 1-2 kontra Persebaya.

Namun, Bambang Pamungkas berjuang untuk tidak larut dalam kesedihan mengingat suporter Persija, The Jakmania -kelompok suporter Persija, melepasnya dengan suka cita. Beragam spanduk, poster, bendera hingga nyanyian berbau pemain bernomor punggung 20 ini menggema di SUGBK.

"Saya pikir memang kita selalu ingin yang terbaik, tapi hasil kali ini memang kali harus diakui bukan yang terbaik. Tapi melihat bagaimana sambutan The Jakmania di stadion tadi, saya pikir itu hal yang luar biasa," ujar Bambang Pamungkas.

"Saya merasa dicintai tim ini, saya juga mencintai tim ini. Jadi saya pikir dengan segara kekurangan dan kelebihan saya bisa menerima perpisahan ini dengan baik."

"Saya sudah sampaikan bahwa saya tidak ingin menangis, dan saya pasti tidak akan menangis walaupun teman-teman saya banyak yang menangis. Saya tidak tahu apakah mereka menangis kehilangan atau menangis senang. Saya tidak tahu," tutur pemain kelahiran 10 Juni 1980 tersebut.

Upaya Bambang Pamungkas untuk tidak berlinang air mata berhasil. Eks pemain Selangor FA di Liga Malaysia ini berusaha tetap tegar walaupun The Jakmania seolah-olah memaksanya untuk menangis.

Lanjut Baca:

"Tapi saya merasa bahwa saya bisa menyampaikan semuanya dengan baik. Saya berterima kasih kepada semuanya. Dan yang paling penting bagi saya, sudah beberapa hari lalu saya bilang ke beberapa The Jakmania untuk tidak membuat saya menangis di lapangan. Enggak banget. Saya bilang begitu dan akhirnya bisa begitu," imbuh Bambang Pamungkas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya