3 Faktor yang Dapat Menggagalkan Luis Milla Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Luis Milla belum tentu ditunjuk oleh PSSI untuk kembali menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru menggantikan Simon McMenemy.

oleh Hesti Puji LestariDiterbitkan 01 Desember 2019, 07:45 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, usai bertemu dengan PSSI di New World Manila Bay Hotel, Jumat malam (29/11). Pelatih asal Spanyol itu memberikan presentasi tentang rencananya untuk Timnas Indonesia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Manila - Pelatih asal Spanyol, Luis Milla, akhirnya memenuhi undangan pertemuan dari PSSI di Manila, Filipina, pada Jumat malam (29/11/2019). Sama seperti yang telah dilakukan Shin Tae-yong, Luis Milla juga memaparkan rencana dan program yang akan dilakukan bersama Timnas Indonesia jika terpilih jadi pelatih.

Kabar kembalinya Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia memang sudah menyeruak sejak beberaoa waktu lalu. Luis Milla disebut menjadi satu di antara dua kandidat potensial untuk menggantikan Simon McMenemy.

Bersama Simon, Timnas Indonesia tampil buruk. Tim Garuda bahkan belum pernah merengkuh satu poin pun dalam empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bukan hanya Luis Milla, pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong juga disebut menjadi kandidat kuat calon pelatih baru Timnas Indonesia. Sejumlah suporter pun melontarkan pendapat mereka tentang dua calon pelatih tim nasional itu.

Sebagian fans menilai Shin Tae-yong lebih cocok sebagai pelatih timnas, namun tak sedikit pula yang mengaku lebih sreg dengan kepemimpinan Luis Milla. Pendapat yang kedua itu bisa dimaklumi.

Luis Milla pernah mempersembahkan medali perunggu SEA Games 2017 bersama Timnas Indonesia U-22. Kini, PSSI dan Luis Milla sudah melakukan pertemuan di Manila.

Itu artinya PSSI mencoba mengabulkan permintaan fans untuk kembali mendatangkan Luis Milla. Meski demikian, ada beberapa hal yang bisa jadi ganjalan kembalinya Luis Milla ke kursi pelatihan Timnas. Apa saja ganjalan tersebut? Berikut Bola.com telah merangkumnya

Video


Dituntut Memperbaiki Timnas Indonesia dalam Waktu Cepat

Pelatih Indonesia, Luis Milla, saat melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada laga Asian Games di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018). Indonesia kalah adu penalti dari UEA. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Dalam pertemuan yang berlangsung di New World Manila Bay Hotel itu, Luis Milla didampingi oleh asistennya, Eduardo Perez. Adapun PSSI diwakili Ketua Umum, Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum, Cucu Somantri dan Iwan Budianto, Sekretaris Jenderal, Ratu Tisha Destria, dan para Exco PSSI.

Namun, ada yang menarik dari pertemuan tersebut. PSSI mengajukan sejumlah syarat kepada Luis Milla. Salah satunya adalah tentang memperbaiki Timnas Indonesia dalam waktu yang sangat singkat.

Indonesia tak ada harapan lagi untuk masuk ke Piala Dunia. Namun, Andik Vermansah dan kawan-kawan masih harus menjalani tiga laga tersisa di kualifikasi Piala Dunia 2022. Mengacu kepada hal tersebut, Luis Milla diminta memperbaiki Timnas Indonesia dalam waktu yang sangat singkat.

Lanjut Baca:

Permintaan itu tentu menjadi ganjalan tersendiri bagi Luis Milla. Meski ia pernah menukangi Tim Garuda, namun perbaikan dalam waktu singkat tampaknya bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya