Lokalisasi Tanjung Batu Merah Ambon Bakal Ditutup

Pemerintah Kota Ambon akan menutup secara permanen lokalisasi Tanjung Baru Merah.

oleh Liputan6.com diperbarui 26 Nov 2019, 02:00 WIB
Ilustrasi prostitusi

Liputan6.com, Ambon - Lokalisasi Tanjung Batu Merah bakal ditutup pada awal Desember 2019. Hal itu telah ditetapkkan pemerintah Kota Ambon melalui surat keputusan wali kota.

"Pekan pertama Desember 2019 lokalisasi tanjung Batu Merah resmi ditutup setelah dikeluarkan surat keputusan Wali Kota Ambon," kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy seperti dikutip Antara, Senin (25/11/2019).

Ia mengatakan, penutupan lokalisasi prostitusi itu akan didahului dengan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, sosialisasi ke penghuni lokalisasi, dan konsultasi dengan Kementerian Sosial.

"Hasil konsultasi dilakukan workshop antara Kemensos, Pemkot Ambon dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam rencana penutupan lokalisasi yakni OPD terkait, unsur TNI Polri, kejaksaan, pegiat sosial, untuk mendengar kebijakan yang ditempuh pemerintah, " katanya.

Richard menjelaskan, penutupan lokalisasi prostitusi akan mencakup pemulangan pekerja lokalisasi ke daerah asal serta pemberian uang saku dan modal usaha untuk mereka.

Menurut data pemerintah, ada 110 perempuan yang bekerja di lokalisasi Tanjung Batu Merah dan 82 di antaranya berasal dari luar Ambon, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Makassar, Kendari, Medan, Kalimantan Timur, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah.

Wali Kota memastikan Pemerintah Kota memberikan perhatian khusus pada penanganan praktik-praktik yang melanggar norma dan etika serta bertentangan dengan aturan agama sebagaimana prostitusi.

Simak juga video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya