Kunto Aji Pilih Kampanye Pelestarian Lingkungan dengan Aksi Nyata

Kunto Aji tidak ikut mengkampanyekan lewat lagu seperti kebanyakan musisi.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 13 November 2019, 08:20 WIB
Kunto Aji saat tampil di acara penanaman pohon di komplek Ratu Boko, Yogyakarta.

Liputan6.com, Jakarta Tidak seperti kebanyakan musisi yang terlibat dalam pelestarian lingkungan, Kunto Aji mengaku tidak mengkampanyekannya dalam lagu. Dirinya lebih memilih untuk berbuat sedari kecil kegiatan yang menyangkut pelestarian lingkungan. 

Bagi Kunto Aji, dengan apa yang dilakukannya dengan mengurangi penggunaan plastik dan sedotan besi, setidaknya beberapa follower bisa mengikuti langkahnya.

"Kalau kampanye di lagu sih belum ya. Menurut saya tidak harus lewat lagu tapi ada potongannya pasti antara lagu dengan apa yang benar-benar saya lakukan di lapangan untuk akhirnya membuka kesadaran followers saya. Apalagi, generasi milenial dan gen-Z itu teknik untuk penyampaiannya itu tidak bisa secara direct langsung 'ayoo gini' jadi gue gini nih. Kita harus ngebangun mindset mereka untuk mengikuti," ujar Kunto Aji di sela-sela acara Candi Darling, aksi penanaman pohon di Komplek Ratu Boko, Yogyakarta, Selasa (12/11/2019).

 


Generasi Muda

Musisi Kunto Aji bersama beberapa pihak melakukan aksi penanaman pohon di situs Ratu Boko, Yogyakarta

Dirinya juga berharap para generasi milenial bisa ikut berperan serta dalam menjaga lingkungan meski dari aksi yang paling kecil. Apalagi, beberapa pihak juga ikut berperan serta dalam menjaga pelestarian lingkungan. 

"Generasi muda saat ini sudah sepantasnya ya ikut ambil bagian. Lalu, beberapa tempat di Jakarta sudah banyak banget restoran yang tidak menggunakan sedotan, terus pembelian sedotan yang besi itu sudah sangat mudah sekali, jadi paling dekat itu. Karena isu sampah ini, apalagi plastik dan botol sangat mengganggu sekali," ujarnya.

 


Apresiasi

Musisi Kunto Aji melakukan aksi penanaman pohon di situs Ratu Boko, Yogyakarta

Kunto Aji juga sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Djarum Foundation dengan melakukan aksi penanaman pohon di beberapa tempat-tempat bersejarah. Apalagi, kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa yang ada di Yogyakarta.

Penanaman serentak di Situs Ratu Boko dan Candi Ijo melibatkan tak kurang dari 250 mahasiswa yang berasal dari Universitas Sanata Dharma, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan beberapa universitas lainnya dengan menanam beragam jenis flora. Untuk Situs Ratu Boko, total tumbuhan yang ditanam sebanyak 1,350 tanaman perdu dan semak berbunga meliputi Bugenvil, Tanjung, Merak, Soka, dan Kepel. Sementara di Candi Ijo, flora yang ditanam ialah Soka, Ruellia, dan Melati dengan total keseluruhan sebanyak 1000 tanaman.

Lanjut Baca:

Ketua Unit Kerja Situs Ratu Boko dan Candi Ijo Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, Dra. Tri Hartini memberikan apresiasi yang mendalam kepada Bakti Lingkungan Djarum Foundation atas aksi penghijauan dalam wujud nyata merawat situs-situs cagar budaya ini. Selain itu, gerakan ini juga diyakini memberikan pengaruh yang baik kepada generasi muda dan masyarakat luas.  "Selain akan mempercantik wilayah Situs Ratu Boko dan Candi Ijo, gerakan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan mempelajari warisan sejarah yang ada di Indonesia,” ungkap Tri Hartini.  

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya