Jakarta - Sepak bola sudah menjadi olahraga paling disukai di bumi ini. Permainan tim yang melibatkan 22 orang di lapangan ini selalu menyedot perhatian, apalagi melibatkan tim-tim besar.
Masyarakat di Indonesia menjadikan Eropa sebagai kiblat sepak bola. Terdapat beberapa kelompok suporter yang mendukung sejumlah tim besar Eropa.
Advertisement
Setiap tim pasti menginginkan kemenangan di setiap laga. Kemenangan demi kemenangan semakin mendekatkan sebuah tim menuju gelar juara.
Namun, tak jarang kekalahan menghampiri. Kekalahan yang dialami terasa sangat menyakitkan, terlebih ketika menghadapi tim yang lebih lemah.
Manchester United hingga Barcelona pernah merasakan kekalahan menyakitkan dari klub non-unggulan. Hal itu membuktikan kalau pertandingan sepak bola tidak bisa diprediksi dengan mudah.
Berikut ini kami rangkum lima kekalahan menyakitkan tim besar dari tim yang lebih lemah:
MANCHESTER UNITED 0-1 Leeds United (Babak Ketiga Piala FA 2009-10, 3 Januari 2010)
Piala FA merupakan turnamen sepak bola tertua di dunia. Setiap musim, Piala FA selalu menghadirkan kejutan. Tim-tim dari kasta terbawah selalu memberikan hasil yang mengejutkan.
Salah satu tim dari kasta terbawah yang memberikan kejutan adalah Leeds United. Pada Januari 2010, The Whites mampu mengalahkan juara bertahan Premier League saat itu, Manchester United dengan skor 1-0 di Stadion Old Trafford.
Pada laga tersebut, Jermaine Beckford jadi satu-satunya pencetak gol setelah menerima umpan lambung dari Neil Kilkenny. Kemenangan tersebut membuat Manchester United harus tersingkir lebih cepat dari Piala FA musim 2009-10.
ARSENAL 1-2 Birmingham City (Final Piala Liga 2010-11, 27 Februari 2011)
Tak hanya Piala FA, Piala Liga juga menghadirkan kejutan, terutama pada tahun 2010-an awal. Salah satu kejutan tersaji pada musim 2010-11 saat Birmingham City mampu menjuarai turnamen tersebut.
The Blues menjadi juara Piala Liga setelah menaklukan Arsenal dengan skor 2-1 di partai final. Nikola Zigic membuka keunggulan setelah menerima umpan dari Roger Johnson pada menit ke-28. Sebelas menit berselang, The Gunners mampu menyamakan kedudukan setelah Robin van Persie mencetak gol pada menit ke-39. Satu menit jelang laga berakhir, Obafemi Martins mengunci kemenangan Birmingham City setelah memanfaatkan kemulut di depan gawang Wojciech Szcaesny.