Prediksi Bhayangkara FC vs PSM: Ambisi 2 Tim Putus Catatan Negatif

Bhayangkara FC dan PSM sama-sama dihantui catatan negatif. Bhayangkara punya catatan minor di kandang, sedangkan PSM lemah dalam laga tandang.

oleh Zulfirdaus HarahapDiterbitkan 29 Oktober 2019, 10:35 WIB
Bhayangkara FC dan PSM sama-sama dihantui catatan negatif. Bhayangkara punya catatan minor di kandang, sedangkan PSM lemah dalam laga tandang. (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta - Bhayangkara FC bakal bentrok dengan PSM Makassar pada laga pekan ke-25 Shopee Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (29/10/2019). Laga ini jadi momentum kedua kubu untuk memperbaiki catatan negatif.

Bhayangkara FC sejauh ini masih dibilang belum konsisten. Klub asuhan Paul Munster itu masih berada di papan tengah dengan raihan poin 28.

Menjamu PSM, Bhayangkara FC dihantui catatan negatif dalam laga kandang. Klub berjulukan The Guardians ini belum lagi mampu meraih kemenangan kandang dalam 10 laga, perrinciannya adalah enam kali imbang dan empat kali kalah.

Terakhir kali bermain di kandang, Bhayangkara FC hanya mampu meraih hasil imbang 0-0 melawan Persib Bandung (23/10/2019). Jadi, wajar bila klub juara Liga 1 2017 berambisi memutus catatan negatif dalam laga kandang musim ini.

Pelatih Paul Munster mengaku pihaknya sangat antusias untuk melakoni laga nanti. Sejumlah persiapan dan perbaikan sudah dilakukan dalam sesi latihan demi meraih hasil maksimal melawan PSM.

"Kami sangat antusias menyambut laga ini. Pada laga terakhir, kami sudah tampil bagus dan hasil belum berpihak. Setelah itu, kami sudah berlatih dan melakukan evaluasi selama beberapa hari. Para pemain juga tak sabar untuk pertandingan besok," kata Paul Munster.

Bhayangkara FCsejatinya tak perlu terlalu khawatir dengan catatan tersebut. Apalagi dalam tiga laga kandang melawan PSM, Bhayangkara FC belum pernah kalah, dengan perrincian sekali menang dan dua kali imbang.


Tekad Kuat Tim Tamu

Sementara itu, PSM menyambangi markas Bhayangkara FC dengan kepercayaan diri tinggi. Juku Eja berhasrat memutus catatan negatif, yakni tak pernah menang pada laga tandang musim ini, dengan perincian tiga kali imbang dan tujuh kali kalah.

Kepercayaan diri tinggi itu dimiliki karena pelatih PSM, Darije Kalezic, bisa memainkan seluruh pemain terbaik di lini depannya.

Di posisi depan ada Amido Balde dan Ferdinand Sinaga yang bersaing merebut satu tempat. Begitu pula pada dua sisi sayap, Rizky Eka Pratama, Ezra Walian, Zulham Zamrun, dan Muhammad Rahmat siap unjuk kemampuan bila dimainkan oleh Darije.

Lanjut Baca:

Namun, Darije Kalezic masih harap-harap cemas menanti kondisi terakhir Wiljan Pluim. Pemain asal Belanda itu mengalami cedera pergelangan kaki kanan. "Saya sudah menyarankan Pluim untuk istirahat. Akan tetapi, dia ngotot untuk selalu bermain. Pluim mengaku sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini," kata Darije. Peran Pluim sangat dibutuhkan PSM. Bukan sekadar pengalir serangan tapi juga bisa 'menarik' satu atau dua pemain lawan untuk terus mengawalnya. Situasi ini penting buat Juku Eja karena Bhayangkara FC dikenal kerap menumpuk pemain di lini tengah. Pelatih Darije juga tidak mematok target muluk pada laga ini. Mantan pelatih Roda JC Kerkrade ini hanya meminta pemainnya tampil dengan kemampuan terbaiknya. "Sejauh ini kami sebenarnya tampil normal pada laga tandang. Kalau pun belum sekalipun menang, inilah sepak bola. Tampil bagus bukan jaminan memenangi pertandingan," ucap Darije.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya