Liputan6.com, Jember: Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur, Selasa (3/9), memeriksa alat evaporator (bejana penguapan) yang meledak milik Pabrik Gula Semboro di Kecamatan Tanggul, Jember. Pemeriksaan Tim Labfor difokuskan pada bejana nomor empat yang berada di bagian tengah. Kerugian para petani tebu akibat belum beroperasinya evaporator mencapai Rp 750 juta per hari. Sedangkan kerugian pabrik gula mencapai Rp 200 juta.
Selama hampir dua jam, petugas mengambil sampel bekas lempengan tabung baja dan beberapa batang sikat baja yang berserakan dekat bejana, tempat alat evaporator yang meledak. Petugas juga memeriksa potongan keran yang menyemburkan air panas untuk proses pengentalan air tebu. Ketua Tim Labfor Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Tadjus Subechi memperkirakan proses pemeriksaan akan berlangsung satu atau dua hari lagi.
Sementara itu, korban yang meninggal bertambah menjadi enam orang, sedangkan yang terluka bakar 11 orang. Dua korban terakhir yang tewas yakni Saiful Bahri (32) dan Nuriyanto (32). Empat korban lain yang meninggal yakni Khoirul Muzaki (27), Didik Purnomosidi (27), Sudarmanto (24), dan Mochammad Lusiono (21). Administratur Pabrik Gula Semboro Tukijo mengatakan, korban yang meninggal mendapat santunan Rp 3 juta ditambah uang duka. Sedangkan biaya pengobatan korban yang terluka ditanggung perusahaan [baca: Administratur Pabrik Gula Semboro Akan Diperiksa].(COK/Benny Christian)
Selama hampir dua jam, petugas mengambil sampel bekas lempengan tabung baja dan beberapa batang sikat baja yang berserakan dekat bejana, tempat alat evaporator yang meledak. Petugas juga memeriksa potongan keran yang menyemburkan air panas untuk proses pengentalan air tebu. Ketua Tim Labfor Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Tadjus Subechi memperkirakan proses pemeriksaan akan berlangsung satu atau dua hari lagi.
Sementara itu, korban yang meninggal bertambah menjadi enam orang, sedangkan yang terluka bakar 11 orang. Dua korban terakhir yang tewas yakni Saiful Bahri (32) dan Nuriyanto (32). Empat korban lain yang meninggal yakni Khoirul Muzaki (27), Didik Purnomosidi (27), Sudarmanto (24), dan Mochammad Lusiono (21). Administratur Pabrik Gula Semboro Tukijo mengatakan, korban yang meninggal mendapat santunan Rp 3 juta ditambah uang duka. Sedangkan biaya pengobatan korban yang terluka ditanggung perusahaan [baca: Administratur Pabrik Gula Semboro Akan Diperiksa].(COK/Benny Christian)