Stefano Cugurra Teco Menorehkan Rekor di Liga 1

Sejak berkarier sebagai pelatih di Liga 1 pada 2017 lalu, Stefano Cugurra Teco sudah mengumpulkan 50 kemenangan.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 02 Oktober 2019, 19:50 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco diangkat para pemain usai laga final melawan Bali United di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2). Persija menang 3-0 atas Bali United. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Jakarta - Stefano Cugurra Teco dipandang sebelah mata saat kembali ke Indonesia pada 2017. Saat itu, usianya baru 43 tahun. Teco dipercaya sebagai pelatih Persija Jakarta untuk Liga 1 2017.

Nama Stefano Cugurra Teco terbilang awam di Indonesia. Ia memang pernah merajut kariet di Tanah Air. Namun, hanya sebentar. Teco pernah menjadi pelatih fisik Persebaya Surabaya saat meraih trofi Liga Indonesia 2004.

Pada 2006, Teco naik level setingkat. Ia didapuk untuk menemani ayahnya, Gildo Rodrigues, sebagai pelatih fisik Persebaya. Saat itu, Gildo adalah pelatih kepala.

Setelah melanglang buana ke Singapura dan Thailand, Teco pulang ke Indonesia. Persija dipilih sebagai pelabuhan hatinya. Di tahun pertama, khususnya awal musim, Teco mendapat tekanan besar. Kala itu, tim beralias Macan Kemayoran ini tercecer di papan bawah. Seruan #TecoOut pun menggema di jagad maya.

Namun, Gede Widiade selaku Direktur Persija saat itu, masih yakin dengan tangan dingin Teco. Benar saja, arsitek kelahiran 25 Juli 1994 ini membawa Ismed Sofyan dan kawan-kawan bangkit dengan mengakhiri musim di peringkat keempat.

Persija berhak lolos ke Piala AFC 2018 karena dua tim di atasnya, Bhayangkara FC di peringkat pertama dan PSM Makassar di posisi ketiga tak memegang lisensi AFC.

Pada musim itu, Stefano Cugurra Teco dan Persija meraup 61 angka dari 34 pertandingan. Hasil dari 17 kemenangan, 10 seri, dan 7 kalah.


Sukses di Tahun Kedua

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, membentangkan spanduk bergambar Stefano Teco saat melawan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (Bola.com/Yoppy Renato)

Tanpa ragu, Persija memperpanjang kontrak Teco. Belum juga Liga 1 2018 dimulai, dua piala turnamen pramusim telah dipersembahakannya. Macan Kemayoran berhasil menggondol Boost Sportsfix Super Cup di Malaysia dan Piala Presiden 2018.

Persija pun dijagokan sebagai favorit kampiun Liga 1 2018.

Teco membuktikannya. Mulanya, Persija sempat kepayahan bersaing dengan Persib Bandung dan PSM Makassar di tangga juara. Namun, ketika Persib dihukum Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, angin segar mengarah ke Macan Kemayoran.

Teco berhasil membawa Persija mengkudeta PSM yang saat itu menduduki peringkat satu pada dua pekan terakhir Liga 1 2018. Posisi itu mampu dipertahankan Macan Kemayoran hingga tuntasnya kompetisi.

Lanjut Baca:

Persija menjadi juara Liga 1 2018 setelah mengumpulkan 62 poin hasil dari 18 kemenangan, 8 seri, dan 8 kalah. Tak ada petir, tak ada hujan, tiba-tiba awan gelap menghampiri Persija. Sang pembawa kesuksesan bagi tim ibu kota, Teco, memilih hijrah ke Bali United pada akhir Desember 2018.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya