Liputan6.com, Ho Chi Minh City - Pergelaran perdana ONE Championship akan hadir di Vietnam, dalam ajang ONE: Immortal Triumph, pada Jumat, 6 September 2019. Untuk pertama kalinya, seluruh laga menampilkan aksi ONE Super Series, dimana para petarung terbaik Vietnam akan berbagi ring dengan atlet-atlet papan atas dunia.
Kartu Utama dalam ONE: Immortal Triumph menghadirkan beberapa petarung bintang ONE Championship, sehingga menjanjikan rangkaian laga berkualitas. Pertama, laga Juara Dunia ONE Bantamweight Nong-O Gaiyanghadao yang akan mempertahankan gelar dari tantangan Brice “The Truck” Delval.
Advertisement
Nong-O telah mencatatkan rekor 259-54-1 yang mengagumkan, dimana ia juga meraih 4 sabuk Juara Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai yang telah telah menasbihkan dirinya sebagai salah satu legenda hidup Muay Thai dunia.
Sejak bergabung dengan ONE, ia telah membukukan 4 kemenangan berturut-turut dan meraih prestasi tertinggi dalam karirnya; merengkuh sabuk Juara Dunia ONE Super Sereis Muay Thai Bantamweight. Nong-O mengukuhkan dominasinya setelah mengalahkan Hiroaki “Kaibutsukun” Suzuki dalam 5 ronde laga ONE: Warriors og Light Mei lalu.
Nong-O sangat antusias menyambut laga Ho Chi Minh City, karena ingin berbagi keindahan Muay Thai pada publik Vietnam.
“Kita perlu melindungi teknik-teknik ini. Banyak petarung melupakan teknik-teknik yang tepat dan murni dari olahraga ini. Kita wajib melestarikannya. Muay Thai memiliki banyak teknik luar biasa. Sangat berarti bagi saya untuk menunjukkan juga pada para murid saya, saya ingin menampilkan apa yang ajarkan di atas ring,” papar petarung yang bernaung bersama Evolve MMA ini.
Masih Muda
Lawan Nong-O kali ini adalah Brice “The Truck” Delval, atlet berusia 20 tahun yang berlatih bersama bintang ONE Super Series Elias “The Sniper” Mahmoudi. Walaupun usianya muda, petarung yang bernaung di Mahmoudy Gym di Paris ini menyandang gelar Juara Dunia S1 dengan catatan 33-5.
“The Truck” sadar akan sosok lawannya di Phu Tho Indoor Stadium adalah seorang legenda hidup beladiri “seni delapan tungkai” atau Muay Thai.
”Lawan saya adalah Juara Dunia organisasi ini. Ia adalah petarung yang hebat, dan sejauh ini ia tak terkalahkan di divisi ini,” ujar pria berdarah Algeria ini.