Jalan Terjal PSM Makassar Menjadi Juara Piala Indonesia

PSM menjadi tim keempat yang menjadi juara Piala Indonesia. Di final, PSM mengalahkan Persija dengan agregat 2-1.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 07 Agustus 2019, 12:26 WIB
PSM Makassar juara Piala Indonesia. (Bola.com/Dody Iryawan)

Makassar - PSM Makassar harus melalui jalan terjal untuk menjadi juara Piala Indonesia 2018. Tim berjuluk Pasukan Ramang itu selalu kalah di kandang lawan sejak babak delapan besar.

Format turnamen sejak babak 32 besar berlangsung dalam dua leg. PSM Makassar menyapu bersih kemenangan saat bermain di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, hingga partai final. 

Perjalanan PSM di Piala Indonesia bermula ketika menang secara walk-out dari Sidrap United pada babak 128 besar, lantaran klub Liga 3 tersebut mengundurkan diri dari.

Laju PSM sempat terganjal setelah ditahan 3-3 oleh Persiter Ternate pada babak 64 besar. Tim Juku Eja mampu mengalahkan Persiter 3-2 via babak adu penalti.

Keberhasilan menyingkirkan Persiter mengantar PSM bertemu tim promosi Shopee Liga 1 2019, Kalteng Putra pada babak 32 besar. Dalam dua leg, PSM menang cukup mudah dengan agregat 3-1.

Setelah mengalahkan Kalteng Putra, PSM ditantang tim yang hampir kolaps pada waktu itu, Perseru Serui. Wiljam Pluim dkk. menang 12-0 dan melangkah ke babak delapan besar.

Mulai fase ini, PSM Makassar tertatih-tatih. PSM kalah 2-4 dari Bhayangkara FC pada leg pertama perempat final. Zulham Zamrun dan kawan-kawan melakukan pembalasan dramatis dengan menang 2-0 dan lolos ke babak empat besar. Mengacu regulasi gol tandang, PSM berhak mendapatkan satu tiket ke babak berikutnya.


Keangkeran Andi Mattalatta Mattoangin

Pemain PSM Makassar merayakan gol yang dicetak Zulham Zamrun dalam pertandingan leg pertama Piala Indonesia 2018 kontra Madura United di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu (30/6/2019) sore. PSM menang tipis 1-0 dalam laga tersebut. (Bola.com/Abdi Satria)

Fase empat besar tidak mudah dilalui PSM. Menghadapi Madura United, mereka menang 1-0 pada pertemuan pertama. Ketika leg kedua, tim besutan Darije Kalezic ini tertinggal 0-2 sampai dengan menit ke-83. Aaron Evans berhasil memperkecil kedudukan untuk mengantar PSM lolos ke partai puncak berkat gol tandang.

Tradisi kekalahan PSM di markas lawan masih terjadi pada final Piala Indonesia ketika berhadapan dengan Persija Jakarta. Saat bertandang ke Jakarta, mereka tumbang 0-1.

Untungnya, keangkeran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin masih belum pudar. PSM berhasil membalikkan keadaan pada pertemuan kedua. PSM menghajar Persija 2-0 untuk merengkuh trofi Piala Indonesia.


Sejarah Piala Indonesia

Piala Indonesia Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Piala Indonesia merupakan turnamen yang mempertemukan klub-klub lintas divisi. Pertama kali turnamen ini diadakan pada tahun 2005 dengan nama Copa Indonesia (Copa Dji Sam Soe untuk alasan sponsor).

Lanjut Baca:

Saat pertama digelar, turnamen Piala Indonesia 2005 melibatkan 92 tim yang terdiri dari 36 klub Divisi Utama, 40 klub Divisi Satu dan 16 klub Divisi Dua. Sebelumnya, pada era Galatama pernah digelar semacam Piala Indonesia yang diikuti oleh klub-klub Galatama dengan nama Piala Galatama. Sempat rutin digelar setiap tahun selama enam edisi, Piala Indonesia vakum cukup lama sejak terakhir dihelat musim 2012. Alasan kenapa Piala Indonesia tak berjalan mulus pelaksanaannya karena faktor pendanaan. Klub-klub Indonesia tak kuat secara finansial mengarungi dua ajang dalam semusim. Saat disponsori Dji Sam Soe, klub-klub mendapat santunan match fee untuk membantu operasional mereka. Begitu sponsor memutus kerja sama dengan PSSI, turnamen ikutan berhenti karena klub-klub angkat bendera putih. Karena melibatkan banyak klub, maka perhelatan Piala Indonesia digelar dalam interval waktu yang panjang. Otomatis, klub harus merogoh kocek ekstra buat menambah durasi kontrak pemain serta biaya operasional lain, yakni transportasi dan akomodasi. Angin segar muncul pada tahun 2018. PSSI era Edy Rahmayadi, memutuskan kembali memutar Piala Indonesia. Tujuan utamanya untuk menambah jam terbang bertanding klub-klub multidivisi. Total, 128 klub terlibat jadi peserta. Sayangnya, karena perencanaan kurang matang Piala Indonesia berjalan tertatih-tatih. Agenda politik nasional serta persoalan organisasi yang mendera PSSI, membuat turnamen satu ini baru mencapai periode pengujung pada bulan Juli 2019 ini. Lucunya pentas kompetisi musim 2018 sudah tuntas pada bulan Oktober tahun lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya