BNPB: Dampak Gempa Banten, 113 Rumah Rusak dan Ribuan Jiwa Mengungsi

Selain rumah warga yang mengalami kerusakan, ada juga kantor desa dan masjid yang mengalami kerusakan akibat gempa Banten.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 03 Agustus 2019, 10:24 WIB
Warga melihat rumah yang rusak usai gempa melanda Pandeglang, Banten, Sabtu (3/8/2019). Menurut Kepala BPBD Kabupaten Pandegelang Deni Kurnia, untuk di wilayah Pandeglang kerusakan terparah usai gempa Banten terjadi di Desa Panjang Jaya dan Sinar Jaya, Kecamatan Mandalawangi. (RONALD SIAGIAN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, ratusan rumah rusak setelah gempa Banten terjadi kemarin. Gempa berkekuatan 6,9 magnitudo terjadi pada Jumat (2/8) sekitar pukul 19.30 WIB.

"34 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah rusak sedang, 58 unit rumah rusak ringan. Jadi total ada 113," kata Agus dalam keterangannya, Sabtu (3/8/2019).

Selain rumah warga yang mengalami kerusakan, ada juga kantor desa dan masjid yang mengalami kerusakan akibat gempa Banten. "1 unit kantor desa rusak ringan dan 2 masjid rusak ringan," ujarnya.

Lokasi rumah yang rusak berada di Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Serang, Pandeglang, Lebak, dan Cilegon.

Sementara itu, BNPB mencatat jumlah pengungsi di Banten sebanyak 1.050 jiwa. Sementara di halaman kantor Gubenur Lampung, ada sekitar 1.000 jiwa yang mengungsi. Dan di EX Hotel Lima Enam juga menjadi tempat pengungsian.

"Ada sekitar 50 orang mengungsi di Lampung Selatan tersebut," kata Agus.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

BPNB Tinjau Lokasi Gempa

Kepala BNPB Doni Monardo mengajak pemerintah dan masyarakat untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan (karthutla) di Riau. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo sudah tiba di Pandeglang Banten, untuk memantau langsung dampak gempa Banten.

"Semestinya subuh ini Sabtu 3 Agustus 2019, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bertolak ke Palangkaraya dan Pontianak untuk meninjau kegiatan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan. Namun beliau menundanya dan memutuskan untuk berada di Banten terkait dengan gempa yang terjadi semalam," ungkap Staf Khusus Ka BNPB Egy Massadiah, Sabtu (3/8/2019).

Doni, kata Eggy ingin melihat langsung dampak gempa dan memastikan semua pelayanan publik terlayani.

"Saya ingin memastikan bahwa semua dukungan untuk masyarakat yang terdampak langsung atau tidak, semua berjalan dengan baik," demikian kata mantan Danjen Kopassus itu sebagaimana yang disampaikan Egy Massadiah.

Semalam sesaat setelah gempa Banten, Presiden Jokowi langsung memerintahkan BNPB, TNI, Polri, dan Menteri sosial untuk bertindak cepat.

"Apabila ada yang memang harus disikapi, kita bergerak," ujar Jokowi di sela-sela menyaksikan pertunjukan Wayang Kulit di Halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Ia pun memastikan, keadaan saat ini sudah aman karena tidak berpotensi tsunami. Pascagempa, dirinya langsung menghubungi aparat terkait untuk mendapatkan informasi terkini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya