Liputan6.com, Jakarta Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 12 sudah menuntaskan kisahnya di SCTV. Selasa (4/6/2019) pagi, stasiun televisi ini sudah menayangkan episode terakhir sinetron produksi Citra Sinema.
Selama 30 episode sepanjang Ramadan 2019, Para Pencari Tuhan Jilid 12 mengisahkan kehidupan Bang jack dan warga Kampung Kincir di tempat hidup mereka yang baru di kawasan Kampung Atas.
Advertisement
Menggembirakan lantaran sinetron yang dibintangi dan diproduseri Deddy Mizwar ini menjadi tayangan nomor satu selama bulan suci dari segi rating dan audience share versi lembaga AGB Nielsen. "Alhamdulillah, ini juga yang membuat SCTV menjadi stasiun TV nomor 1 sekarang," kata David Suwarto, Deputy Director Programming SCTV, di sela buka puasa bersama dengan para wartawan, beberapa waktu lalu.
Agaknya, PPT 12 menuntaskan kerinduan pemirsa SCTV pada tontonan yang bukan saja menghibur tapi juga memiliki esensi nilai-nilai kebaikan. Tahun lalu, sinetron dengan dialog segar dan inspiratif ini absen tayang.
Lantas apa yang terjadi di episode akhir Para Pencari Tuhan Jilid 12?
Fadli-Alya
Fadli dan Alya adalah 2 karakter yang menjadi pusaran kisah PPT 12. Uniknya, sinetron yang ceritanya ditulis Wahyu HS ini tak memiliki posisi pemeran utama. Setiap episode peran utama bisa berganti-ganti.
Di PPT 12 Fadli dan Alya adalah karakter utama yang tidak ada di PPT jilid sebelumnya. Fadli diperankan oleh Dimas Anggara dan Silvia Anggraini berperan sebagai Alya.
Sepanjang 30 episode PPT 12, Fadli dan Alya dikisahkan terjebak pada cinta bertepuk sebelah tangan pada pujaan masing-masing. Lamaran Fadli ditolak gadis cantik, Hera. Sementara, Alya nelangsa karena Viral lebih meminang Hera.
Siapa sangka, di pengujung kisah sinetron yang digarap sutradara Kiki ZKR, Fadli dan Alya diceritakan akhirnya menikah.
Silvia Anggraini
Silvia Anggraini terbilang sukses memerankan Alya. Dalam PPT 12 digambarkan gadis berhijab ini adalah putri tunggal Abah Nyinyi, tokoh yang disegani Kampung Atas. Saat warga Kampung Kincir yang dikomandoi Bang Jack dan Pak Jalal hijrah dan menetap Kampung Atas.