3 Alasan Antoine Griezmann Tidak Cocok buat Barcelona

Antoine Griezmann santer dirumorkan akan pindah ke Barcelona setelah mengonfirmasi meninggalkan Atletico Madrid akhir musim ini.

oleh Ario YosiaDiterbitkan 17 Mei 2019, 19:00 WIB
Antoine Griezmann (AFP/Gabriel Bouys)

Liputan6.com, Barcelona - Antoine Griezmann sudah memutuskan akan meninggalkan Atletico Madrid pada akhir musim ini. Striker asal Prancis itu ngin mencari tantangan baru setelah lima musim terakhir bermain di Atletico.

Antoine Griezmann datang ke Atletico pada 2014 setelah ditransfer dari Real Sociedad. Setelah itu, pemain Prancis tersebut menjadi bagian penting dari skuat asuhan Diego Simeone.

Pemain berusia 28 tahun itu sudah mencetak 133 gol dari 256 penampilan klub raksasa La Liga tersebut. Seain itu, Griezmann juga sudah memenangkan Liga Europa, Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol.

Griezmann belakangan ini sangat santer dikaitkan dengan Barcelona. Bintang Prancis itu bisa berakhir di Camp Nou pada bursa transfer musim panas mendatang.

Barcelona sudah pernah mencoba untuk merekrut Griezmann pada musim kemarin. Akan tetapi, sang pemain memutuskan untuk tetap bertahan di klub.

Blaugrana kabarnya akan merekrut Griezmann dengan menebus klausul rilis sang pemain pada musim panas nanti. Namun, ada hal yang bisa membuat Griezmann tidak akan bisa sukses di Barcelona.

Berikut ini tiga alasan Antoine Griezmann tidak cocok bermain di Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.

 


Bermain di Posisi yang Sama dengan Lionel Messi

Lionel Messi (AFP/Oli Scarff)

Grizemann menikmati peran sebagai second striker atau trequartista untuk Atletico Madrid dan tim nasional Prancis. Posisinya yang mirip dengan Lionel Messi.

Itu adalah posisi yang ideal buat Griezmann, seperti yang terjadi di Piala Dunia 2018, di mana ia bermain di belakang striker Olivier Giroud di timnas Prancis. Griezmann mencetak empat gol dan dua assist di Rusia sehingga berhasil menyabet penghargaan Bola Perunggu.

Jika pindah ke Barcelona, Griezmann akan dipaksa untuk bermain di depan sebagai nomor 9 atau di posisi sayap seperti Philippe Coutinho. Berusia 28 tahun, kecepatan Griezmann terlihat sedikit menurun dan sepertinya tidak akan berhasil di sisi sayap. Dia bukan pencetak gol yang sangat tajam yang bisa bersinar sebagai pemain nomor sembilan.


Bukan Tipikal Pemain Pelapis

Ekspresi kecewa Griezmann Selebrasi Cristiano Ronaldo pada laga kedua, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Allianz, Turin, Rabu (13/3). Juventus menang 3-0 atas Atl Madrid. (AFP/Filippo Monteforte)

Di Timnas Prancis dan Atletico Madrid, Griezmann adalah bintang utama. Dia adalah orang yang dipercaya untuk mengambil penalti, sepak pojok serta tendangan bebas di bawah Diego Simeone di Atletico Madrid maupun di bawah Didider Deschamps untuk Les Blues. Dia sering menjadi pemain yang memulai serangan dan menentukan tempo permainan.

Lanjut Baca:

Namun, pindah ke Barcelona akan membuatnya berhadapan dengan pemain terbaik sepanjang masa seperti Lionel Messi. Hal itu bisa membuatnya menjadi pelapis di sana karena mereka bermain di posisi yang sama. Gaya bermain Griezmann mungkin akan menghambat serangan Barcelona daripada menguntungkannya. Peran Griezmann mungkin akan terbatas dan tidak lagi mendapat kebebasan seperti saat di Atletico. Jika ingin bermain reguler, Griezmann mungkin harus bermain di posisi sayap dan ikut membantu bertahan seperti yang dilakukan Philippe Coutinho musim ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya