Liputan6.com, Jakarta Setelah insiden ledakan bom, pemerintah Sri Lanka memblokir beberapa media sosial dan memerintahkan pasukan keamanan berpatroli di pusat kota. Jam malam juga diberlakukan untuk warga.
Advertisement
Setelah insiden ledakan bom, pemerintah Sri Lanka memblokir beberapa media sosial dan memerintahkan pasukan keamanan berpatroli di pusat kota. Jam malam juga diberlakukan untuk warga.
Diterbitkan 23 April 2019, 14:30 WIBLiputan6.com, Jakarta Setelah insiden ledakan bom, pemerintah Sri Lanka memblokir beberapa media sosial dan memerintahkan pasukan keamanan berpatroli di pusat kota. Jam malam juga diberlakukan untuk warga.
Advertisement