Foto yang dirilis 24 Januari 2019, lima monyet yang dikloning di sebuah lembaga penelitian di Shanghai. Ilmuwan Cina menciptakan monyet kloning, yang gennya telah diedit untuk membawa penyakit. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Lima monyet yang dikloning di sebuah lembaga penelitian di Shanghai, 24 Januari 2019. Mereka dikembangbiakkan secara khusus untuk menciptakan populasi hewan yang sakit untuk digunakan dalam tes laboratorium. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Foto yang dirilis 24 Januari 2019, seekor monyet dikloning yang lahir pada 12 Juli 2018 di sebuah lembaga penelitian di Shanghai. Ilmuwan China membuat kloning gen-suntingan dari monyet jenis makaka. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Foto yang dirilis 24 Januari 2019, monyet kloning yang lahir 8 Oktober 2018 di sebuah lembaga penelitian, Shanghai. Ini pertama kalinya beberapa klon dibuat dari monyet yang disunting gen untuk penelitian biomedis (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Foto yang dirilis 24 Januari 2019, monyet kloning yang lahir 12 Oktober 2018 di sebuah lembaga penelitian, Shanghai. Eksperimen klon untuk membantu penelitian terkait masalah tidur, depresi dan penyakit Alzheimer. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Foto yang dirilis 24 Januari 2019, monyet kloning yang lahir 28 September 2018 di sebuah lembaga penelitian di Shanghai. Ilmuwan China menciptakan monyet kloning, yang gennya telah diedit untuk membawa penyakit. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)
Foto yang dirilis 24 Januari 2019, monyet kloning yang lahir 3 Oktober 2018 di sebuah lembaga penelitian di Shanghai. Ilmuwan China menciptakan monyet kloning, yang gennya telah diedit untuk membawa penyakit. (HO/CHINESE ACADEMY OF SCIENCES INST/AFP)