Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa (kanan) didampingi Rully Akbar memaparkan hasil survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Sebuah data hasil survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). Salah satu hasil survei menempatkan PDIP sebagai parpol pemenang dalam Pemilu 2019. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa (kanan) didampingi Rully Akbar memaparkan hasil survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Sebuah data hasil survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). PDIP mendapat raihan 27,7 persen, disusul Gerindra 12,9 persen, dan Golkar 10,6 persen. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Data ditunjukkan dalam survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). Salah satu hasil survei menempatkan PDIP sebagai parpol pemenang Pemilu 2019. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Lambang-lambang Partai terlihat dimonitor selama survei bertajuk "Yang Juara dan Yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019" di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1). (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)