Bupati Padang Lawas Dituntut Mundur

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gema Paluta mendesak Bupati Padang Lawas Utara, Sumut, mundur dari jabatan. Sang bupati dituding menggelapkan dana Rp 1,5 miliar.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Maret 2012, 22:21 WIB
Liputan6.com, Padang Lawas Utara: Aksi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) Paluta mendesak Bupati Padang Lawas Utara, Sumatra Utara, mundur mendapat protes dari polisi. Pasalnya, jalan protokol diblokade pendemo. 
 
Meskipun polisi berhasil menggagalkan blokade jalan, arus lalu-lintas sempat macet selama tiga jam. Para pendemo pun melanjutkan aksi dengan mendatangi Kantor Pemkab. Dalam aksinya, mahasiswa membawa Bendera Merah Putih setengah tiang, sebagai tanda matinya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya. Aksi ini pun diwarnai dengan bakar ban.
 
Menurut pendemo, Komisi Pemberantasan Korupsi sudah seharusnya memeriksa Bupati Bachrum Harahap. Mereka menuding penggunaan dana daerah sebesar Rp 34 miliar dilakukan tanpa adanya surat perjanjian penggunaan dana atau SP2D. Bahkan, dana untuk pengadaan lahan Kantor Pemkab sama sekali tidak direalisasikan alias fiktif.
 
Merasa tidak ditanggapi, pengujuk rasa berusaha menerobos Kantor Bupati Padang Lawas. Namun, upaya itu mendapat perlawanan petugas keamanan. Bentrok pun tak terelakkan.(ADI/ADO)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya