Jakarta - Liga 1 2018 menghadirkan kisah menarik. Ada yang berakhir menggembirakan. Namun tidak sedikit pula yang mengalami keterpurukan.
Persija Jakarta merupakan satu di antara elemen yang merasakan hal positif. Tim Macan Kemayoran sukses menyabet gelar juara Liga 1 setelah mengalahkan Mitra Kukar 2-1 pada laga pamungkas.
Advertisement
Perseru Serui dan PS Tira pun merasakan kebahagiaan serupa meski tak sama. Kedua tim dianggap dalam kondisi positif setelah terhindar dari zona degradasi.
Akan tetapi, suasana berbeda menyelimuti Mitra Kukar, Sriwijaya FC, dan PSMS Medan. Ketiga tim itu terpaksa turun kasta karena kalah bersaing dengan kontestan lainnya.
Namun, tidak hanya Mitra Kukar, Sriwijaya, dan PSMS Medan yang terpuruk. Sejumlah tim yang bersaing di papan atas klasemen juga mengalami nasib serupa karena gagal menjadi juara.
Beberapa nama bintang pun meredup karena tim yang dibela tidak mendapati keberuntungan. Bahkan, sebagian besar pemain yang dimaksud merupakan andalan di Timnas Indonesia.
Bola.com kemudian merangkum setidaknya tiga pemain bintang Timnas Indonesia yang tidak dinaungi nasib baik selama mengikuti Liga 1. Berikut ini adalah ulasannya.
Septian David Maulana
Septian David Maulana merupakan andalan di lini tengah Mitra Kukar. Pemain 22 tahun tersebut bertugas sebagai pengatur alur serangan skuat laskar Naga Mekes.
Kinerja Septian bersama Mitra Kukar pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Sepanjang musim lalu, dia telah membukukan enam gol dari 21 pertandingan di pentas Liga 1.
Akan tetapi, performa apik Septian tidak berbanding lurus hasil yang diraih Mitra Kukar. Naga Mekes terpaksa turun ke Liga 2 karena hanya mendulang 39 poin di peringkat ke-16 klasemen akhir.
Meski Mitra Kukar terdegradasi, pesona Septian disinyalir tidak akan sirna. Sosok yang telah mengoleksi 12 penampilan bersama Timnas Indonesia itu disebut tengah diperebutkan sejumlah tim papan atas nasional.
Alberto Goncalves
Ujung tombak Sriwijaya FC selalu dipercayakan kepada Alberto Goncalves (Beto). Meski sudah berusia 37 tahun, dia tetap mampu memperlihatkan level permainan yang kompetitif.