Dirut IPC Evlyn G Masassya (kiri) bersama Komisaris Utama IPC Tumpak Pangabean membunyikan lonceng saat membuka Museum Maritim Indonesia di Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia II Persero, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/12). (Lipiutan6.com/JohanTallo)
Dirut IPC Evlyn G Masassya (kiri) bersama Komisaris Utama IPC Tumpak Pangabean (tengah) menerima artefak dari Masyarakat Pecinta Kebudayaan Budiati saat soft launching Museum Maritim Indonesia di Jakarta, Jumat (7/12). (Lipiutan6.com/JohanTallo)
Dirut IPC Evlyn G Masassya saat membuka Museum Maritim Indonesia di Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia II Persero (IPC), Jakarta, Jumat (7/12). Museum tersebut menjadi pusat edukasi dan informasi perkembangan dunia maritim. (Lipiutan6.com/JohanTallo)
Pengunjung melihat maket saat pembukaan Museum Maritim Indonesia di kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia II Persero (IPC), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/12). Fokus museum ini adalah pengembangan pelabuhan di era digital. (Lipiutan6.com/JohanTallo)
Penari berpose saat pembukaan Museum Maritim Indonesia di kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia II Persero, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/12). Museum tersebut menjadi pusat edukasi dan informasi perkembangan dunia maritim. (Lipiutan6.com/JohanTallo)
Pengunjung melihat maket saat pembukaan Museum Maritim Indonesia di kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia II Persero (IPC), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (7/12). Fokus museum ini adalah pengembangan pelabuhan di era digital. (Lipiutan6.com/JohanTallo)