Liputan6.com, Merauke: Puluhan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Merauke, Papua, berunjuk rasa di kantor polisi, Sabtu (25/2). Aksi ini sebagai protes karena rekan mereka dipukul oleh orang tua murid. Akibat ditinggal guru, para murid tak bisa belajar.
Para guru menuntut polisi segera memproses pelaku kekerasan terhadap guru agar kasus serupa tak terulang lagi. Selain itu, mereka juga menuntut pemukul rekan mereka, Sugimin segera meminta maaf secara terbuka.
Sugimin dipukul oleh Boby, ayah Aldo murid kelas satu. Boby marah karena tidak terima anaknya dicubit oleh Sugimin hingga membekas di perut. Hukuman cubit diberikan Sugimin karena Aldo tidak menghiraukan panggilan untuk segera masuk kelas.(JUM)
Para guru menuntut polisi segera memproses pelaku kekerasan terhadap guru agar kasus serupa tak terulang lagi. Selain itu, mereka juga menuntut pemukul rekan mereka, Sugimin segera meminta maaf secara terbuka.
Sugimin dipukul oleh Boby, ayah Aldo murid kelas satu. Boby marah karena tidak terima anaknya dicubit oleh Sugimin hingga membekas di perut. Hukuman cubit diberikan Sugimin karena Aldo tidak menghiraukan panggilan untuk segera masuk kelas.(JUM)