Liputan6.com, Milan: AC Milan pantas kecewa berat. Upaya banding skorsing tiga pertandingan yang diterima striker andalannya Zlatan Ibrahimovic ditolak Komisi Disiplin Lega Calcio. Walhasil, penyerang Timnas Swedia berusia 30 tahun itu dipastikan absen saat Rossoneri menjalani laga big-match pekan ke-25 Serie A Italia menjamu Juventus di San Siro Stadium, Sabtu (25/2) lusa.
Seperti diketahui, Ibrahimovic mendapat skorsing tiga laga menyusul kartu merah langsung yang diterimanya di laga lawan Napoli, Minggu (5/2). Saat itu, Ibra dinilai melakukan tindak kekerasan berupa menampar muka bek Partenopei Salvatore Aronica (Baca: Ibrahimovic Diskors Tiga Partai).
Setelah menjalani skorsing dalam dua pertandingan terakhir ketika Milan mengungguli Udinese 2-1 dan mencukur Cesena 3-1, klub mengajukan upaya banding terkait skorsing tersebut. Rossoneri berdalih tindakan Ibra tersebut bukanlah kekerasan, melainkan tindakan tak sportif.
Karenanya, Milan berharap skorsing Ibra bisa direduksi menjadi hanya dua laga. Dalam arti, Milan berharap Ibra dapat diturunkan di laga krusial menghadapi La Vecchia Signora. Apa daya, harapan tinggal harapan. Komisi Banding menampik langkah Milan.
Meskipun hanya mampu mencetak satu gol sepanjang pertemuannya melawan Juve, kontribusi Ibra tetap menjadi andalan Milan. Sejauh ini, di ajang Serie A Ibrahimovic telah mencetak 15 gol dari 19 pertandingan. Atau dengan kata lain, jumlah gol Ibra lebih banyak satu gol ketimbang jumlah gol gabungan para bomber Juventus: Alessandro Matri, Mirko Vucinic, Fabio Quagliarella, Alessandro Del Piero, dan Marco Borriello.(MEG/Football Italia)
Seperti diketahui, Ibrahimovic mendapat skorsing tiga laga menyusul kartu merah langsung yang diterimanya di laga lawan Napoli, Minggu (5/2). Saat itu, Ibra dinilai melakukan tindak kekerasan berupa menampar muka bek Partenopei Salvatore Aronica (Baca: Ibrahimovic Diskors Tiga Partai).
Setelah menjalani skorsing dalam dua pertandingan terakhir ketika Milan mengungguli Udinese 2-1 dan mencukur Cesena 3-1, klub mengajukan upaya banding terkait skorsing tersebut. Rossoneri berdalih tindakan Ibra tersebut bukanlah kekerasan, melainkan tindakan tak sportif.
Karenanya, Milan berharap skorsing Ibra bisa direduksi menjadi hanya dua laga. Dalam arti, Milan berharap Ibra dapat diturunkan di laga krusial menghadapi La Vecchia Signora. Apa daya, harapan tinggal harapan. Komisi Banding menampik langkah Milan.
Meskipun hanya mampu mencetak satu gol sepanjang pertemuannya melawan Juve, kontribusi Ibra tetap menjadi andalan Milan. Sejauh ini, di ajang Serie A Ibrahimovic telah mencetak 15 gol dari 19 pertandingan. Atau dengan kata lain, jumlah gol Ibra lebih banyak satu gol ketimbang jumlah gol gabungan para bomber Juventus: Alessandro Matri, Mirko Vucinic, Fabio Quagliarella, Alessandro Del Piero, dan Marco Borriello.(MEG/Football Italia)