Citizen6: Pesawat CN-235 yang dibuat atas hasil kerjasama Indonesia (PT Dirgantara Indonesia) dan Spanyol (CASA) ternyata masih diminati negara – negara tetangga. Bukan hanya diminati saja namun pesawat ini telah dipasarkan kepada Pemerintah Korea Selatan Korean Coast Guard (KCG) atas persetujuan kontrak pembelian empat unit pesawat yang dilakukan pada bulan Desember 2008 lalu. Nilai kontrak pembuatan pesawat empat unit pesawat yang dipesan itu sekitar USD $ 94 juta.
Pesawat CN-235 yang dipesan Korea Selatan ini akan digunakan sebagai pesawat kontrol maritim yang dilengkapai dengan teknologi modern. Spesifikasi CN-235 MPA (maritime patrol aircraft) KCG antara lain dilengkapi dengan search radar, Flir, ESM, IFF interrogator, tactical navigation, tactical computer system, camera, bubble window, dan lainnya. Pesawat ini ditenagai dengan sepasang engine CT7-9C yang masing-masing berkekuatan 1750 daya kuda (Shp).
Sebelum pesawat diserahkan tentu saja pesawat menjalani proses pengujian kelaikan terbang dan uji penerimaan.Pemesanan pesawat ini tentu saja menjadi motivasi besar atas kepercayaan yang diberikan bangsa lain terhadap karya anak bangsa.Dengan demikian,harapan selanjutnya adalah agar baukan hanya Korea Selatan saja yang mempecayai Produk Buatan Indonesia,tetapi juga dapat diikuti oleh bangsa lainya.Semua ini tentunya tidak akan terlepas dari dukungan pemerintah yang harus bisa menjaga kepercayaan tersebut dan memfasilitasi BUMN yang berpotensi agar memiliki daya saing yang layak di pasaar internasional. (Pengirim: Diki Irdan Ramdani)
Pesawat CN-235 yang dipesan Korea Selatan ini akan digunakan sebagai pesawat kontrol maritim yang dilengkapai dengan teknologi modern. Spesifikasi CN-235 MPA (maritime patrol aircraft) KCG antara lain dilengkapi dengan search radar, Flir, ESM, IFF interrogator, tactical navigation, tactical computer system, camera, bubble window, dan lainnya. Pesawat ini ditenagai dengan sepasang engine CT7-9C yang masing-masing berkekuatan 1750 daya kuda (Shp).
Sebelum pesawat diserahkan tentu saja pesawat menjalani proses pengujian kelaikan terbang dan uji penerimaan.Pemesanan pesawat ini tentu saja menjadi motivasi besar atas kepercayaan yang diberikan bangsa lain terhadap karya anak bangsa.Dengan demikian,harapan selanjutnya adalah agar baukan hanya Korea Selatan saja yang mempecayai Produk Buatan Indonesia,tetapi juga dapat diikuti oleh bangsa lainya.Semua ini tentunya tidak akan terlepas dari dukungan pemerintah yang harus bisa menjaga kepercayaan tersebut dan memfasilitasi BUMN yang berpotensi agar memiliki daya saing yang layak di pasaar internasional. (Pengirim: Diki Irdan Ramdani)