Aparat kepolisian berjaga di depan rumah mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan mantan Presiden Bill Clinton di Chappaqua, New York, Rabu (24/10). Paket bahan peledak ditemukan di kotak surat kediaman Bill dan Hillary Clinton. (AP/Seth Wenig)
Kendaraan pasukan Secret Service terparkir di ujung jalan menuju rumah mantan Presiden AS, Barack Obama di Washington, Rabu (24/10). Dinas Rahasia AS menggagalkan pengiriman paket berisi bahan peledak ke rumah Obama. (CHIP SOMODEVILLA/GETTY IMAGES/AFP)
Aparat kepolisian berjaga di depan rumah mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan mantan Presiden Bill Clinton di Chappaqua, New York, Rabu (24/10). Paket bahan peledak ditemukan di kotak surat kediaman Bill dan Hillary Clinton. (AP/Seth Wenig)
Petugas Secret Service berbincang di pos pemeriksaan dekat rumah mantan Presiden AS, Barack Obama di Washington, Rabu (24/10). Dinas Rahasia AS telah menggagalkan pengiriman paket berisi bahan peledak ke rumah Barack Obama. (AP /Alex Brandon)
Aparat kepolisian berjaga di depan rumah mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan mantan Presiden Bill Clinton di Chappaqua, New York, Rabu (24/10). Paket bahan peledak ditemukan di kotak surat kediaman Bill dan Hillary Clinton. (AP/Seth Wenig)
Petugas Secret Service berjaga di ujung jalan menuju rumah mantan Presiden AS, Barack Obama di Washington, Rabu (24/10). Dinas Rahasia AS telah menggagalkan pengiriman paket berisi bahan peledak ke rumah Barack Obama. (CHIP SOMODEVILLA/GETTY IMAGES/AFP)
Petugas penjinak bom keluar dari Gedung Time Warner setelah paket bom pipa dikirimkan di mana kantor CNN New York beroperasi, Rabu (24/10). Paket tampak seperti pipa dan ada jaringan kabelnya ditemukan di kotak surat kantor CNN. (TIMOTHY A. CLARY/AFP)
Aparat kepolsiian berjaga di luar Gedung Time Warner setelah paket bom pipa dikirimkan di mana kantor CNN New York beroperasi, Rabu (24/10). Paket tampak seperti pipa dan ada jaringan kabelnya ditemukan di kotak surat kantor CNN. (TIMOTHY A. CLARY/AFP)
Paket alat peledak yang dikirim kantor berita CNN di New York City Rabu (24/10). Disebutkan Paket berisi perangkat tampak seperti pipa dan ada jaringan kabelnya tersebut mirip dengan yang ditemukan di kediaman Clinton dan Obama. (Courtesy of CNN / AFP)