Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangerang Selatan, Senin (8/10). Aksi digelar terkait mengkaraknya pembangunan Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangsel, Senin (8/10). Pembangunan Gedung DPRD Kota Tangsel menghabiskan dana sekitar Rp. 200,9 Miliar. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangerang Selatan, Senin (8/10). Pembangunan Gedung DPRD Kota Tangsel seharusnya selesai pada akhir tahun 2017. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangsel, Senin (8/10). Massa juga menggugat dana miliaran rupiah oleh anggota dewan untuk mengontrak Gedung IFA. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangerang Selatan, Senin (8/10). Saat ini anggota DPRD Tangsel berkantor di Gedung IFA. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Massa Sekolah Antikorupsi Tangerang dan Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi menggelar aksi di depan Gedung IFA, Tangerang Selatan, Senin (8/10). Massa membawa poster bertuliskan 'Gedung Mangkrak DPRD Ngontrak'. (Merdeka.com/Arie Basuki)