Kampanye Peduli Lingkungan di Berbagai Kota Indonesia Peringati Hari Bersih-Bersih Sedunia

Dalam rangka memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) yang diperingati setiap tahunnya pada 10 Oktober, digelar aksi nyata kampanye peduli lingkungan.

oleh Tim NewsDiterbitkan 13 Oktober 2025, 20:32 WIB
Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) digelar aksi nyata kampanye peduli lingkungan. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) yang diperingati setiap tahunnya pada 10 Oktober, aksi nyata melalui kampanye peduli lingkungan digelar PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna).

Acara tersebut berlangsung dari 19 September hingga 3 Oktober 2025 di tujuh kota, yaitu Malang, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Karawang, Blitar dan Tegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan 'Sampoerna untuk Indonesia' yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

"Mengusung semangat kolaborasi, Sampoerna menggandeng pemerintah daerah, karyawan perusahaan dan masyarakat setempat untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar," ujar Kepala Hubungan Regional dan Keberlanjutan Sampoerna, Arief Triastika melalui keterangan tertulis, Senin (13/10/2025).

Dia menyebut, aksi ini menjadi bagian dari kampanye #SayaAjaBisa yang bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah secara bertanggungjawab.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua bentuk utama yaitu Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) di Malang, Probolinggo, Surabaya dan Blitar dengan fokus pada pembersihan aliran drainsae jalanan dan area publik lainnya serta Aksi Bersih Desa dan Akademi Bijak Sampah yang dilaksanakan di Karawang dan Tegal.

"Kampanye ini berhasil mengumpulkan sekitar 17 ton sampah dari berbagai titik kegiatan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan," ucap Arief.

"Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari kesadaran. Melalui kampanye #SayaAjaBisa dan kegiatan anti-littering, kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini," sambung dia.

 

Perkuat Nilai Gotong Royong

Menurut Arief, lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup.

"Sampoerna berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengambil langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kelestarian bumi," ucap dia.

"Dengan semangat #SayaAjaBisa, Sampoerna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Hal ini dilakukan mengingat menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak melainkan tugas bersama demi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan," tandas Arief.

Infografis  Siklus Hidup Sampah Botol Plastik    

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya