Liputan6.com, Alcaniz - Keterpurukan Valentino Rossi berlanjut pada kualifikasi MotoGP Aragon 2018 di Motorland Aragon, Sabtu (22/9/2018). Pembalap Movistar Yamaha itu hanya bisa mengamankan posisi ke-18 kala memulai balapan.
MotoGP Aragon 2018 yang dihelat pada Minggu (23/9/2018) tampaknya tak akan jadi balapan kebangkitan Rossi. Podium jadi misi yang sulit bagi The Doctor menyusul hasil yang diraihnya pada kualifikasi.
Advertisement
Dua musim terakhir MotoGP mungkin jadi momen yang menyedihkan bagi Valentino Rossi. Saat para pembalap Honda dan Ducati selalu bicara soal kemungkinan menyelesaikan balapan dengan kemenangan, Rossi dan timnya malah sibuk membenahi performa motor.
Padahal, setelah di musim 2017 terlempar hingga posisi kelima yang notabene jadi rapor terburuknya sejak 2014, The Doctor berharap bisa bangkit di musim ini. Sialnya, ia justru tak kunjung menyudahi paceklik kemenangannya bersama Yamaha.
Tren negatif itu tampaknya akan berlanjut hingga balapan MotoGP Aragon. Bahkan, pembalap asal Italia tersebut juga tak memikirkan soal rencana meraih kemenangan. Yang ia pikirkan kali ini hanyalah bagaimana ia bisa mendapat poin.
"Sabtu berjalan sulit sejak pagi hari. Meski pada Jumat saya berada di 10 besar, perasaan saya dengan motor tetap buruk. Kami hanya bisa berharap untuk meraih beberapa poin. Apapun yang kami lakukan dan ubah di pit, itu tak ada perbedaan untuk catatan waktu putaran," ujar Rossi, dikutip Tuttomotoriweb.
Berharap Keberuntungan
Sejatinya, tanda-tanda buruk penampilan Rossi sudah terlihat sejak latihan bebas pertama. Pembalap berusia 39 tahun itu tak kunjung masuk lima besar. Bahkan, ia juga tertimpa sial hingga mengalami kecelakaan pada latihan bebas ketiga.
Hal itu yang membuatnya harus berjuang dari kualifikasi 1. Di kualifikasi 1, ia gagal mencatatkan waktu yang bisa mengantarkannya ke kualifikasi kedua. Pada akhirnya, ia bakal start dari urutan ke-18.
"Masalah kami tak berubah, perasaan dengan motor selalu buruk. Kecepatan tak kunjung membaik. Tak ada yang bisa dikatakan. Mungkin kami bisa melakukan sesuatu sebelum balapan," ia menegaskan.