FOTO: Datangi Bawaslu, Para Perempuan Ini Tolak Politisasi Emak-Emak di Pilpres 2019

Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta penghentian politisasi emak-emak di Pilpres 2019.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 12 Sep 2018, 14:15 WIB
Datangi Bawaslu, Para Perempuan Ini Tolak Politisasi Emak-Emak di Pilpres 2019
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta penghentian politisasi emak-emak di Pilpres 2019.
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) membentangkan spanduk saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) membawa poster saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) mengangkat poster saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) berjalan saat mendatangi Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) mengangkat poster saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Poster tuntutan yang dibawa Gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Ekspresi gerakan Perempuan Milenial Indonesia (Permisi) membentangkan spanduk saat menggelar aksi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (12/9). Mereka meminta Bawaslu turun tangan menyetop politisasi emak-emak di Pilpres 2019. (Merdeka.com/Imam Buhori)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya