IKut VR46 Master Camp, Faerozi Ingin Punya Mental Balap Seperti Rossi

Faerozi menjadi salah satu pembalap dari Asia yang akan digembleng langsung oleh Valentino Rossi di program Master Camp.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 07 September 2018, 22:20 WIB
Pembalap muda Indonesia, Muhammad Faerozi (ketiga dari kiri) akan dilatih langsung Valentino Rossi di program Master Camp (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Yamaha Racing Indonesia mengirimkan pembalap muda asal Lumajang, Muhammad Faerozi untuk mengikuti VR46 Master Camp, sebuah program yang digelar oleh akademi milik Valentino Rossi. VR46 Master Camp kali ini menjadi program yang ke-6 dan digelar pada 11-16 September 2018.

Berkat prestasi yang didapatkannya saat mengikuti balapan lokal maupun regional, Faerozi menjadi salah satu yang terpilih untuk belajar di akademi milik Rossi. Selain itu, usianya yang masih muda (15 tahun) juga menjadi syarat mutlak untuk terpilih. Program ini pun bakal digunakannya sebaik mungkin untuk mengikuti kelas Asia Production (AP250) di Asia Road Racing Championship 2018 (2018).

Faerozi mengaku memang sudah mengidolakan Rossi sejak lama. Dia bercita-cita ingin menyerap ilmu sebanyak mungkin dari sosok pembalap yang dikaguminya itu.

"Saya paling suka melihat cara Rossi mengontrol emosi. Di usia yang boleh dibilang lanjut bisa mengontrol emosinya dengan sangat baik dibanding pembalap muda yang lain. Dia punya banyak pengalaman, panutan," ujar Faerozi kepada wartawan, Jumat (7/9/2018).

Pembalap berusia 15 tahun ini tidak datang ke Master Camp milik Rossi dengan informasi yang sedikit. Soalnya, dia mengatakan sudah mengorek banyak informasi dari senior dia, Galang Hendra soal materi pelatihan di sana.

"Saya mengobrol dengan Galang Hendra, mereka memberi tahu teknik apa yang diajarkan Rossi di sana. Jadi topik di Master Camp itu sedikit banyak saya sudah tahu, jadi saya belajar dari hal-hal tersebut," ujarnya.

 

 


Persiapan

MUhammad Faerozi (ketiga dari kanan) siap ikut Master Camp bersama Rossi (istimewa)

Untuk persiapan membalap di VR46 Master Camp, Faerozi mengaku sudah banyak berlatih. Salah satu yang menjadi tantangan yang itu trek flat track yang bakal jadi tantangan tersendiri.

"Untuk sirkuit flat track gak masalah, saya sudah mengenalnya lebih jauh. Dulu kan saya lebih banyak membalap di motocross. Saya juga sudah tanya-tanya ke Galang Hendra atau Emmanuel, yang pasti saya sudah siap," ujarnya.

Sementara itu, President Director PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Minoru Morimoto mengaku senang bisa kembali mengirim pembalap Indonesia ke master camp edisi ke-6.

Lanjut Baca:

"Saat ini, kami sangat bangga dapat mengirimkan rider muda bertalenta kami, Faerozi ke VR46 Master Camp di 2018, yang secara langsung akan dilatih oleh Valentino Rossi dan didampingi oleh pembalap moto2 dan moto3 sebagai instrukturnya. Dia masih muda dan punya banyak waktu untuk berkembang," katanya. Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Faerozi hingga dapat terpilih. Banyak pembalap dari seluruh penjuru dunia yang ingin merasakan program pelatihan Yamaha VR46 Master Camp. Alhasil, keikutsertaan Faerozi dalam Yamaha VR46 Master Camp ke-6 ini menjadi bukti konsistensi Yamaha Indonesia Motor Manuafacturing (YIMM) dalam pembinaan talenta-talenta potensial. Selain Faerozi, pada tahun ini Yamaha mengirimkan tiga pembalap lain dari Asia untuk bergabung dalam program Master Camp. Mereka adalah Shota Yokoyama (16) asal Jepang serta dua pembalap dari Malaysia yakni Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (18) dan Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (16).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya