Sandiaga: Hentikan Polemik Potongan Video Anies di Lapangan Banteng

Video berdurasi 34 detik itu berisi pidato Anies saat meresmikan revitalisasi Lapangan Banteng, berisi pernyataan yang mengundang protes sejumlah orang.

oleh Yunizafira Putri Arifin WidjajaDiterbitkan 27 Juli 2018, 14:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberi sambutan sebelum penempelan stiker aman saji Asian Games 2018 di salah satu restoran di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (24/7). (Liputan6.com/Arya Manggala)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta semua pihak menyudahi polemik atas potongan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng. Dia merasa hal itu hanya akan merusak persatuan masyarakat.

"Jangan kita kembangkan perdebatan yang sangat tidak mendidik ini dan akhirnya menafikan, merendahkan, hasil karya dia yang monumental," ucap Sandiaga di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2018).

Video berdurasi 34 detik itu berisi pidato Anies Baswedan saat meresmikan revitalisasi Lapangan Banteng. Sepenggal pernyataan Anies itu lantas mengundang protes dari sejumlah orang. Namun, pernyataan itu tidak utuh ditampilkan dalam video. Tidak diketahui, apa yang dikatakan Anies sebelum kalimat tersebut dipenggal.

Sekarang di Jakarta ada satu lagi tempat baru yang instagramable, namanya Lapangan Banteng. (Foto: Liputan6.com/Fery Pradolo)

"Yang merancang dan menyiapkan grand design dari nol," sebut Anies dalam potongan video itu.

Perencanaan itu sendiri muncul di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sementara peletakan batu pertama dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono dan prasasti ditandatangani Anies Baswedan.

Sandiaga mengatakan, tak akan ada pengusutan terhadap pelaku di balik munculnya potongan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng.

"Sudahlah, buat saya ini elemen-elemen yang merusak bangsa kita persatuan kita," ujar Sandi.

Dia mengimbau, agar semua pihak dapat bersatu bukan saling terpecah belah. Apalagi, kata dia, sebentar lagi Jakarta akan menyambut perhelatan besar Asian Games. Karenanya jika saling terpecah belah, justru kesuksesan akan sulit didapat.

"Bersatu saja belum tentu menang apalagi terpecah belah. Intinya saya mau sampaikan itu bersatu saja belum tentu sukses apalagi kalau terpecah-belah," kata dia.

Orang nomor dua di DKI itu pun meminta agar semua pihak dapat mengapresiasi usaha Anies yang telah berusaha merangkul semua masyarakat Jakarta.

Sandiaga juga menambahkan, dirinya maupun Anies tetap akan berusaha untuk merangkul seluruh elemen masyarakat.

"Karena sekarang ini kita memimpin DKI bukan hanya untuk sekelompok masyarakat tapi untuk seluruh masyarakat," imbuhnya.

Pidato Lengkap Anies

 

Anies Baswedan sebenarnya tidak mengklaim sebagai pihak yang merancang revitalisasi Lapangan Banteng dari nol. Video viral yang berisi pernyataan Anies diunggah secara tidak utuh.

Berikut isi pidato sambutan utuh Anies dalam peresmian revitalisasi Lapangan Banteng:

Dan yang juga perlu secara khusus kita berikan apresiasi, yang merancang dan menyiapkan grand design dari nol, Bapak Yori Antara.

Alhamdulillah proses perancangan ini telah berjalan dengan baik dan kita sama-sama pada malam hari ini menyaksikan, Lapangan Banteng sebagai lapangan yang bersejarah kembali di tata.

Pemanfaatannya pun bervariasi. Tadi saya sempat mendengar dari Pak Yori, bagaimana proses, bagaimana inovasi, kreasi dilakukan di sini.

Harapannya, tempat ini bukan sekadar tempat yang mempesona karena rancangannya yang baik. Yang lebih penting lagi, rancangannya memungkinkan warga berinteraksi bersama di arena ini. 

Dengan begitu, tempat ini menjadi tempat di mana warga bisa berinteraksi, warga bisa melakukan kegiatan bersama. Dan saya percaya dengan rancangan yang disusun oleh bapak Yori Antar, kegiatan-kegiatan seperti kegiatan olahraga, kegiatan seni, budaya semuanya akan bisa dilakukan di tempat ini.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya