5 Tantangan yang Menggoda Ronaldo Pindah ke Juventus

Sanggupkah Cristiano Ronaldo menjawab tantangan-tantangan tersebut?

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 19 Juli 2018, 20:00 WIB
Cristiano Ronaldo berjalan untuk menyapa suporter saat tiba di pusat layanan kesehatan Juventus (J-Medical), Turin, Italia, (16/7). Juventus resmi mendatangkan Ronaldo dari Real Madrid seharga 100 juta euro. (AFP Photo/Miguel Medina)

Liputan6.com, Jakarta Apa yang belum didapatkan Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid? Dari pendapatan yang fantastis, nama besar, hingga prestasi, semuanya sudah dirasakan oleh CR7. Perannya juga terbilang vital di skuat Los Blancos, meski pelatih yang menangani datang silih berganti. 

Bersama Real Madrid, Ronaldo setidaknya dua gelar La Liga (2011-12 dan 2016-17) dan empat gelar Liga Champions (2013–14, 2015–16, 2016–17, 2017–18). Ini belum termasuk trofi-trofi lain dan gelar individu seperti Ballon d'Or dan top scorer La Liga. 

Kisah asmara Ronaldo juga tidak pernah redup selama memperkuat Los Blancos. Setelah putus dari model seksi, Irina Shyak, Ronaldo malah menemukan penggantinya wanita Spanyol, Georgina Rodriguez. Hubungan mereka lebih harmonis dan sudah dikarunai anak. 

Namun semua itu sepertinya tidak cukup mengikat Ronaldo untuk bertahan lebih lama di Madrid. Setelah sembilan tahun memperkuat Los Blancos, Ronaldo memutuskan pindah.

Dia kepincut untuk mengadu peruntungan di Serie A dan bergabung dengan Juventus. CR7 ditebus dengan harga sekitar 117 juta euro dan menerima gaji 30 juta per musim. 

Namun ternyata, gaji fantastis bukanlah satu-satunya alasan Ronaldo jatuh ke pangkuan Si Nyonya Tua. Setidaknya ada 7 tantangan yang menggodanya pindah ke Juventus.

Apa saja? Simak ulasannya di halaman-halaman berikutnya.  


Pembuktian Diri

Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, saat melawan Juventus pada laga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (3/4/2018). CR 7 mengakhiri kebersamaan sembilan tahun bersama Madrid untuk hijrah ke Juventus. (AFP/Alberto Pizzoli)

Ronaldo sempat bercanda saat diperkenalkan secara resmi kepada wartawan. Dia mengaku sebenarnya lebih muda 10 tahun dari usia yang tertera pada akte kelahirannya. 

Seperti diketahui, Ronaldo saat ini sudah berumur 33 tahun. Usia yang terbilang sudah tidak muda lagi untuk ukuran pesepak bola. Meski demikian, kondisi fisik pria kelahiran Funchal, Madeira, 5 Februari 1985 itu tetap prima. Di lapangan, stamina CR7 belum terlihat kendor. 

Ronaldo tidak ingin seperti pemain-pemain seusianya yang memilih pindah ke liga yang kurang kompetitif seperti Tiongkok, MLS (Major League Soccer), dan lainnya. Sebaliknya, Ronaldo ingin membuktikan masih tetap bisa tampil di kompetisi elite seperti Serie A. 


Setengah Lusin Gelar Liga Champions

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo memanggul trofi sambil menunjukkan lima jarinya usai menjadi juara Liga Champions di Stadion NSK Olimpiyskiy, Ukraina (26/5). Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid 3-1 atas Liverpool. (AP/Pavel Golovkin)

Cristiano Ronaldo adalah raja Liga Champions. Belum ada pemain yang mampu menyamai rekornya dalam perebutan trofi si Kuping Besar. Dia merupakan top scorer sepanjang masa Liga Champions. Ronaldo telah mengemas 120 gol sejak pertama kali tampil 2003 lalu. 

Lanjut Baca:

Dia juga merupakan pengoleksi gelar juara Liga Champions terbanyak. Sejak memperkuat MU hingga Real Madrid, Ronaldo sudah lima kali mengangkat trofi si Kuping Besar. Sekali bersama Setan Merah, dan empat sisanya diraih saat memperkuat Real Madrid.  Ronaldo ternyata belum puas. Dia ingin menambah koleksinya menjadi setengah lusin.  Kebetulan Juventus juga sudah lama tidak merasakan gelar ini. Terakhir kali, Si Nyonya Tua memenangkan Liga Champions 22 tahun lalu. Ronaldo pun bersedia membantu Juventus.  Bila sukses, maka Ronaldo semakin melengkapi rekornya di kompetisi antarklub paling elite se-Eropa tersebut. Ya, dia bakal menyamai rekor Clarence Seedorf meraih gelar juara Liga Champions bersama tiga klub berbeda bila mampu mewujudkan mimpi Juventus tersebut.      

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya