Jakarta Persib Bandung akan menjamu Persela Lamongan pada laga pekan ke-16 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan Indosiar, Senin malam (16/7/2018). Laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, ini tentu tidak akan disia-siakan Atep dan kawan-kawan untuk meraih tiga poin.
Pelatih Persib Mario Gomez tak ingin anak asuhnya kehilangan poin di kandang sendiri setelah dalam laga tandang sebelumnya, melawan Perseru Serui (12/7/2018), gagal meraih poin sempurna. Meski, diakuinya Persela yang diarsiteki Aji Santoso tersebut merupakan tim yang cukup kuat.
Advertisement
Terlebih, kata Gomez, dengan dua pemain asingnya, Loris Arnaud asal Prancis dan Diego Assis asal Brasil. "Mereka (Persela), satu poin di atas kami dan mereka juga punya penyerang bagus dan gelandangnya asal Brasil juga bagus. Tapi, penting bagi kami mendapat tiga poin karena kami akan bermain di kandang, di GBLA," ujar Gomez.
Gomez mengaku sedikit lega karena semua pemainnya bisa diturunkan saat melawan tim berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut, kecuali satu gelandang asing, Oh In-kyun, karena mendapat sanksi larangan bermain dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
"Saya juga tidak mengerti kenapa In-kyun mendapat sanksi dua pertandingan, tapi tidak apa-apa. Saya ulangi, pertandingan nanti akan menjadi laga yang penting dengan lawan yang kuat, tapi kami ingin menang dan itu target utama kami," tegas Gomez.
Gomez berharap seluruh pemain yang diturunkannya bisa menunjukkan kemampuan dengan baik, kendati sebagian pemain baru melakoni perjalanan cukup panjang dari Serui, yang cukup melelahkan.
"Memang tidak akan mudah bagi pemain karena baru melakukan perjalanan 19 jam dan mereka memiliki waktu 40 jam untuk bertanding kembali. Tapi, tak apa, saya lihat mereka siap dan ingin meraih kemenangan, itu yang penting," kata Gomez.
Bermain Menyerang
Di kubu Persela, sang pelatih, Aji Santoso, memastikan tidak akan mengubah gaya bermain timnya meski bertindak sebagai tim tamu. Persela, dikatakan Aji, akan tetap bermain seperti biasanya, yakni menyerang.