Warga berziarah di salah satu makam di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). Jakarta diprediksi mengalami krisis lahan makam 1,5 tahun lagi atau pada 2019 mendatang. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Warga berziarah di salah satu makam di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). DKI Jakara saat ini hanya memiliki 38,3 hektare lahan yang siap pakai untuk pemakaman. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Petugas kebersihan memotong rumput makam di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). Kurang lebih 100 jenazah dimakamkan setiap harinya di wilayah Jakarta. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Petugas kebersihan memotong rumput makam di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). Data Dinas Kehutanan DKI mencatat dari 611,59 hektare lahan makam yang sudah dibebaskan, 60 persen atau 365,13 hektare sudah dipakai. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Pemandangan kompleks makam dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). DKI Jakarta saat ini memiliki lahan makam seluas 38,3 hektare, sementara 208,16 hektare belum siap pakai. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Petugas membersihkan makam di TPU Karet Bivak, Jakarta, Kamis (12/7). Di TPU Karet Bivak banyak dijumpai makam bertumpuk hingga empat jenazah dalam satu makam. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)