Jakarta Bali United bakal menjamu PSM Makassar dalam laga pekan ke-15 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan Indosiar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (11/7/2018). Irfan Bachdim dan kawan-kawan harus kerja keras untuk meraih kemenangan mengingat Juku Eja bermain cukup baik dalam dua laga tandang terakhir.
Bali United saat ini terlempar ke posisi ke-13 dalam klasemen sementara Liga 1 2018 setelah kekalahan dari Persebaya Surabaya dalam laga terakhir mereka. Kondisi tersebut membuat Serdadu Tridatu wajib untuk bisa meraih kemenangan ketika menjamu PSM di depan pendukungnya sendiri.
Advertisement
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, menegaskan pentingnya meraih poin penuh dalam pertandingan kandang di pekan ke-15 ini bagi Serdadu Tridatu. Mantan striker Timnas Indonesia itu pun berharap para pemain bisa memperlihatkan permainan terbaik untuk bisa memperbaiki posisi di tangga klasemen.
"Kami siap tampil untuk pertandingan ini karena kami juga memerlukan poin untuk mendongkrak posisi kami. Saya berharap para pemain bekerja keras untuk memenangi pertandingan," ujar Widodo Cahyono Putro.
PSM datang ke Bali dengan kekuatan penuh, di mana Wiljan Pluim yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning sudah bisa kembali tampil. Namun, hal tersebut tak memengaruhi keyakinan Widodo bahwa Bali United bisa meraih kemenangan.
"Saya yakin dengan kemampuan pemain yang kami miliki meski PSM saat ini berada di papan atas dan datang dengan skuat penuh. Kami yakin kami bisa meraih kemenangan," tegas pelatih Bali United asal Cilacap itu.
PSM Ingin Hapus Kenangan Buruk
PSM Makassar mengusung misi menghapus memori buruk saat menghadapi Bali United. Alasannya jelas, PSM dua kali dijegal skuat Widodo C. Putro pada musim lalu.
Dalam pertemuan pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSM takluk tiga gol tanpa balas. Kekalahan itu pun menjadi penyebab lengsernya PSM dari puncak klasemen sementara yang mereka kuasai sejak awal musim.
Kekalahan kedua lebih miris. PSM takluk 0-1 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin. Hasil minor itu tak hanya mempermalukan Juku Eja, tapi juga menutup peluang PSM meraih juara Liga 1 2017.