Liputan6.com, London - Tottenham Hotspur baru saja menyia-nyiakan satu-satunya peluang untuk meraih gelar di musim 2017/2018. Itu setelah mereka kalah 1-2 dari Manchester United pada semifinal Piala FA di Wembley Stadium, Sabtu (21/4/2018).
Tottenham Hotspur seperti terkena kutukan. Meski jadi tim dengan permainan apik dan materi pemain kelas satu, mereka tak bisa kunjung mengakhiri paceklik gelar. Ya, Tottenham tak pernah lagi mengangkat trofi sejak Piala Liga Inggris 2007/2008.
Advertisement
Ada beberapa momen di mana mereka nyaris mewujudkan mimpinya. Di musim lalu, mereka hanya bisa jadi runner-up Liga Inggris. Mereka juga hanya bisa menjadi runner-up saat mencapai final Piala Liga Inggris 2014/2015.
Pada musim ini, perjuangan Tottenham Hotspur untuk mencapai semifinal Piala FA kini sia-sia. Melawan MU, mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Dele Alli di menit ke-11. Sialnya, Setan Merah mencetak dua gol balasan lewat Alexis Sanchez di menit ke-24 dan Ander Herrera ke-62.
Meski kembali paceklik gelar, kualitas beberapa pemain Tottenham Hotspur tetap mendapat sorotan. Di musim panas, ada banyak pemain mereka yang mendapatkan tawaran dari banyak klub Eropa. Itu berkat penampilan konsisten mereka sepanjang musim. Berikut daftarnya:
1. Davinson Sanchez
Sanchez adalah pendatang baru di Liga Inggris. Namun, ia hanya butuh waktu sebentar untuk beradaptasi dengan gaya permainan di sana. Tottenham merekrutnya dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2017 dengan biaya 40 juta euro.
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini mengawali kariernya di klub asal Kolombia, yakni Atletico Nacional. Selama empat musim tampil bersama tim utama, ia memainkan 45 laga dan memenangkan enam gelar.
Ajax yang mencium bakatnya pun meminangnya pada musim panas 2016 hanya dengan biaya 5 juta euro. Ia langsung mencuri perhatian setelah tampil dalam 47 laga musim 2016/2017. Bahkan, ia juga mencetak tujuh gol dan dua assist.
Kini, ia juga jadi pemain yang mendapat kepercayaan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino. Sebanyak 36 laga di semua kompetisi sudah dimainkan Sanchez. Yang menarik, saat ini usianya baru 21 tahun. Kualitasnya pun membuat Toby Alderweireld tergusur dari skuat utama.