5 Momen Paling Mengesankan Arsene Wenger di Arsenal

Berikut ini adalah lima momen terbaik Arsene Wenger di Arsenal.

oleh Tyo HarsonoDiterbitkan 20 April 2018, 21:15 WIB
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengundurkan diri pada akhir musim 2017-2018. (Bola.com/Dody Iryawan)

London - Arsene Wenger membuat kejuata pada Jumat (20/4/2018), dengan menyatakan bakal mundur dari jabatan manajer pada akhir musim 2017-2018.

Manajer asal Prancis itu merasa sudah waktunya meninggalkan Arsenal. Wenger telah menangani The Gunners selama 22 tahun sejak menggantikan Bruce Rioch.

Berbagai prestasi gemilang dipersembahkan Wenger. Selama mengasuh Arsenal, Wenger mempersembahkan tiga gelar Premier League dan tujuh trofi Piala FA.

Akan tetapi, tidak hanya suka yang dilalui Wenger bersama Arsenal. The Gunners sempat sembilan musim tanpa meraih satu gelar sebelum memenangi Piala FA 2014.

Setelah itu, prestasi Arsenal kembali terombang-ambing. Puncaknya, suara yang menginginkan Wenger angkat kaki dari Emirates Stadium semakin terdengar menjelang akhir musim 2016-2017.

Berbagai suka duka telah dijalani Arsene Wenger selama 22 tahun menjadi manajer Arsenal. Lantas, apa saja yang menjadi momen terbaik pria berusia 68 tahun itu bersama The Gunners?

Berikut ini adalah lima di antaranya:

 


Meraih Gelar Ganda

Arsene Wenger dan Tony Adams saat menjuarai Premier Leauge pada 1998. (doc. Arsenal)

Arsene Wenger hanya membutuhkan dua musim untuk berprestasi di Arsenal. Tidak tanggung-tanggung, Wenger langsung meraih gelar ganda pada musim keduanya, 1997-1998.

Saat itu, Wenger menjadi manajer asing pertama yang merengkuh gelar ganda di Inggris. Mantan pelatih AS Monaco tersebut menjuarai Premier League dan Piala FA.

Kesuksesan menjuarai Premier League diraih dengan cara impresif. Arsenal unggul 13 poin atas Manchester United yang merajai kompetisi tersebut dalam beberapa musim sebelumnya.

 


Mendatangkan Thierry Henry

Thierry Henry of Arsenal Football Club playing against Watford Football Club in a Barclays Premier League match at the Emirates Stadium, London, 14 October 2006. AFP PHOTO/LEON NEAL

Banyak pihak mengernyitkan dahi ketika Arsenal mendatangkan Thierry Henry di Juventus. Wajar, Henry dianggap pembelian gagal selama memperkuat I Bianconeri.

Selain itu, Arsenal baru kehilangan salah satu penyerang andalannya, Nicholas Anelka, yang hengkang ke Real Madrid. Henry dianggap tidak akan bisa menggantikan peran Anelka.

Rupanya anggapan tersebut salah. Henry justru sukses melampaui pencapaian Anelka. Henry sukses mencatatkan 226 gol bersama Arsenal dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.

 


Pastikan Gelar di Old Trafford

Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger (Paul Ellis/AFP)

Arsenal tampil perkasa pada musim 2001-2002, mereka hanya menelan tiga kekalahan sepanjang musim. Selain itu, Henry juga memuncaki pencetak gol terbanyak Premier League.

Lanjut Baca:

Menjelang musim berakhir, skuat asuhan Wenger telah memenangi Piala FA. Mereka menang 2-0 atas Arsenal berkat gol Ray Parlour dan Frederik Ljungberg. Satu pekan berselang, Arsenal bertandang ke markas musuh bebuyutannya, Manchester United, di Old Trafford. The Gunners sukses membawa pulang tiga poin dengan skor 1-0 sekaligus memastikan gelar ganda kedua.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya