Liputan6.com, Bitung: Korban helikopter jatuh milik Nyaman Air, perusahaan kontraktor pertambangan di PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), Maluku Utara, di Gunung Dua Saudara, Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (3/8), menjadi sepuluh orang.
Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Carlo Tewu mengemukakan hal itu kepada wartawan di lokasi posko Desa Donowudu, Kecamatan Ronowulu, Bitung, Kamis (4/8).
Carlo mengatakan satu orang penumpang kritis, Dian Rimba Rudi (25), meninggal dunia dalam perjalanan setelah dirujuk dari Rumah Sakit Manembo-Nembo, Bitung, menuju Rumah Sakit Kandow, Manado.
"Saat ini tim SAR gabungan, TNI, Polri dan warga tengah mengevakusi jenazah dari Gunung Dua Bersaudara," kata Carlo.
Sejumlah mobil jeef off road telah meluncur ke lokasi jatuhnya pesawat untuk mengangkut jenazah, sementara itu tiga unit ambulan disiagakan di posko.
Sumber dari PT NHM yang menyebutkan para penumpang helikopter naas tersebut adalah Adrian Aird (departemen maintanance underground), Zainudin Ahmad (departemen IT), Dian Rimba Rudi (departemen explorasi), Roy Nawawi (departemen projeck kencana), yang semuanya warga negara Indonesia.
Sementara empat warga negara Australia adalah Barry Tom Limpson (departemen maintanance underground), Roelof Roodth (departemen underground mining), Dion Rennie (departemen underground mining) dan Wilson Yosua (departemen explorasi).
Helikopter yang jatuh di kawasan Gunung Dua Saudara tersebut ditemukan gabungan tim SAR, Kamis (4/8), dini hari pukul 00.10 Wita. (ANT/MEL)
Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Carlo Tewu mengemukakan hal itu kepada wartawan di lokasi posko Desa Donowudu, Kecamatan Ronowulu, Bitung, Kamis (4/8).
Carlo mengatakan satu orang penumpang kritis, Dian Rimba Rudi (25), meninggal dunia dalam perjalanan setelah dirujuk dari Rumah Sakit Manembo-Nembo, Bitung, menuju Rumah Sakit Kandow, Manado.
"Saat ini tim SAR gabungan, TNI, Polri dan warga tengah mengevakusi jenazah dari Gunung Dua Bersaudara," kata Carlo.
Sejumlah mobil jeef off road telah meluncur ke lokasi jatuhnya pesawat untuk mengangkut jenazah, sementara itu tiga unit ambulan disiagakan di posko.
Sumber dari PT NHM yang menyebutkan para penumpang helikopter naas tersebut adalah Adrian Aird (departemen maintanance underground), Zainudin Ahmad (departemen IT), Dian Rimba Rudi (departemen explorasi), Roy Nawawi (departemen projeck kencana), yang semuanya warga negara Indonesia.
Sementara empat warga negara Australia adalah Barry Tom Limpson (departemen maintanance underground), Roelof Roodth (departemen underground mining), Dion Rennie (departemen underground mining) dan Wilson Yosua (departemen explorasi).
Helikopter yang jatuh di kawasan Gunung Dua Saudara tersebut ditemukan gabungan tim SAR, Kamis (4/8), dini hari pukul 00.10 Wita. (ANT/MEL)