Liputan6.com, Jakarta - Liga Dangdut Indonesia atau disingkat LIDA akhirnya memulai pertarungan babak 10 besar, Kamis (12/4/2018). Sebelumnya, sepuluh juara provinsi yang lolos sebagai Top 10 telah dibagi ke dalam dua grup baru, dengan masing-masing grup berisi lima duta dangdut. Grup 1 pun tampil perdana di Konser Final Top 10 LIDA tadi malam.
Konser di babak ini sendiri masih akan berlangsung dalam dua kali. Malam pertama adalah konser show dan esoknya baru dilakukan result show. Mekanisme penentuan duta dangdut yang harus tersisih di babak ini juga masih sama seperti sebelumnya, sepenuhnya murni keputusan dewan dangdut.
Advertisement
Namun kali ini, akan ada dua orang penerima SMS teratas yang bisa lolos otomatis ke babak selanjutnya. Peraih SMS tertinggi di malam pertama kembali akan mendapat hadiah uang tunai sebesar 10 juta rupiah. Sementara satu dari tiga lainnya yang masuk bottom three akan dipilih langsung oleh dewan dangdut untuk dieliminasi di result show.
Lantas, bagaimana jalannya konser show Final Top 10 LIDA Grup 1 tadi malam? Siapakah yang tampil bersinar dan siapa pula yang menjadi peraih SMS tertinggi dan terendah? Berikut ulasannya.
Randa Menawan
Randa membuka persaingan Grup 1 dengan membawakan lagu berjudul "Baca". Juara provinsi Bengkulu ini tampil cukup menawan. Terbukti dengan tiga standing ovation yang didapat dari Zaskia Gotik, Inul Daratista, dan Rosalina Musa. Inul diantaranya memuji Randa lantaran tampil sederhana tanpa improvisasi berlebihan.
Masalah improvisasi memang jadi perhatian dewan dangdut untuk para duta dangdut di Grup 1. Pasalnya, grup ini dihuni para juara provinsi yang sebelumnya selalu menyajikan aksi panggung berbeda di tiap penampilan mereka. Kebanyakan dari mereka selalu tampil dengan merubah aransemen lagu.
Yendri Gagal Bersinar
Kritikan soal improvisasi ini pun lantas didapat Yendri yang di babak-babak sebelumnya selalu tampil bagus. Semalam, Yendri yang menyanyikan lagu "Bujangan" milik Rhoma Irama, gagal bersinar. Nassar menyebut penampilan Yendri kali ini kurang greget, walau ia juga mengaku aksi Yendri tetap asyik dilihat.