Liputan6.com, Cianjur: Proses eksekusi Hotel Maras di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/7) pagi, berakhir ricuh. Puluhan orang yang berupaya mempertahankan hotel, bentrok dengan polisi.
Bentrok antara aparat kepolisian dan massa yang berusaha mempertahankan Hotel Maras di Cipanas, dipicu oleh massa yang membakar ban serta melempari polisi dengan batu. Petugas kepolisian yang terpancing langsung merangsek ke hotel, sehingga bentrok tidak bisa terhindari.
Massa yang bertahan di hotel dibuat kalang kabut. Enam ratus personel aparat kepolisian menangkap dan membawa mereka ke kantor polisi.
Sengketa kepemilikan Hotel Maras ini sudah berlangsung lama. Juru sita Pengadilan Negeri Cianjur sebetulnya sudah memberikan waktu kepada tergugat untuk mengosongkan hotel yang disengketakan sejak 2004 itu.
Akibat dari eksekusi ini, arus lalu lintas Bandung-Jakarta dan arah sebaliknya yang melalui Cipanas ditutup sepanjang empat kilometer.(ARE/ANS)
Bentrok antara aparat kepolisian dan massa yang berusaha mempertahankan Hotel Maras di Cipanas, dipicu oleh massa yang membakar ban serta melempari polisi dengan batu. Petugas kepolisian yang terpancing langsung merangsek ke hotel, sehingga bentrok tidak bisa terhindari.
Massa yang bertahan di hotel dibuat kalang kabut. Enam ratus personel aparat kepolisian menangkap dan membawa mereka ke kantor polisi.
Sengketa kepemilikan Hotel Maras ini sudah berlangsung lama. Juru sita Pengadilan Negeri Cianjur sebetulnya sudah memberikan waktu kepada tergugat untuk mengosongkan hotel yang disengketakan sejak 2004 itu.
Akibat dari eksekusi ini, arus lalu lintas Bandung-Jakarta dan arah sebaliknya yang melalui Cipanas ditutup sepanjang empat kilometer.(ARE/ANS)