Zarco Ungkap Ketertarikan 3 Tim MotoGP

Yamaha akan bersaing dengan banyak tim yang mendapatkan Zarco pada MotoGP 2019.

oleh Ahmad Fawwaz UsmanDiterbitkan 06 April 2018, 06:12 WIB
Setelah aksi memukau pada MotoGP 2017, pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco memiliki banyak peminat. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa transfer pembalap MotoGP kini fokus pada Johann Zarco setelah perpanjangan kontrak Marc Marquez dan Valentino Rossi. Ada banyak tim yang siap menyewa talenta asal Prancis tersebut.

Zarco bukan pembalap yang sudah berpengalaman di kelas MotoGP. Ia baru memulai petualangan di kelas utama sejak musim 2017. Namun, penampilan apik bersama Tech 3 mengundang ketertarikan banyak tim.

Terlebih, pembalap berusia 27 tahun itu juga memiliki keinginan untuk mengendarai motor pabrikan. Artinya, satu-satunya cara bagi Zarco untuk mewujudkan keinginannya adalah hijrah ke tim pabrikan. Kebetulan, kontraknya bersama Tech 3 berakhir usai MotoGP 2018.

"Negosiasi berjalan bagus. Masih terlalu dini untuk membicarakan soal pengumuman. Setidaknya kami akan menunggu hingga Kerez. Kami tak ingin membuat iklan seperti yang lain. Ada Honda, KTM, dan Suzuki. Kami harus menunggu sesuatu terjadi," ujar manajer Zarco, Laurent Fellon, dikutip Tuttomotoriweb.

Sejatinya, Yamaha sudah mengungkapkan ketertarikannya untuk mempertahankan Zarco. Masalahnya, saat ini mereka tak memiliki tempat untuk juara dunia Moto2 2016 itu. Itu karena mereka dipastikan akan berpisah dengan Tech 3 usai musim ini berakhir.

 


Menghitung Peluang Zarco

Aksi pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco dalam tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Sepang, Malaysia. (AP Photo/Sadiq Asyraf)

Artinya, Yamaha tak lagi memiliki tim satelit untuk jadi tempat Zarco bernaung. Slot di tim utama sudah jadi milik Valentino Rossi dan Maverick Vinales hingga musim 2020. Dan KTM sendiri juga sudah dipastikan menjalin kerja sama dengan KTM mulai musim depan.

Untuk Honda, mereka memang punya peluang besar merekrut Zarco. Itu jika mereka memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak Dani Pedrosa. Namun, KTM juga memiliki peluang besar karena keberadaan Herve Poncharal, bos Zarco di Tech 3.

"Sebelum balapan pertama, semua orang sudah tahu ke mana mereka akan pergi. Sedangkan kami harus menunggu, untuk menghormati sponsor dan mitra kami," Fellon melanjutkan.


Rapor Zarco di Semua Kelas

125cc: 50 balapan, 1 menang, 11 podium, 4 pole, 5 fastest lap, 371,5 poin

Moto2: 88 balapan, 15 menang, 30 podium, 15 pole, 7 fastest lap, 1.010 poin

MotoGP: 19 balapan, 0 menang, 3 podium, 3 pole, 4 fastest lap, 182 poin

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya