Keluarga Ruyati Tolak Bantuan BNP2TKI

Keluarga TKI yang dihukum pancung oleh pemerintah Arab Saudi, Ruyati binti Saboti Saruna, menolak bantuan uang dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Juni 2011, 18:55 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Keluarga TKI yang dihukum pancung oleh pemerintah Arab Saudi, Ruyati binti Saboti Saruna, menolak bantuan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) pascahukuman pancung terhadap Ruyati. Penolakan bantuan berupa uang duka itu dilakukan terhadap utusan BNP2TKI yang diwakili Delta dari kantor BP3TKI DKI Jakarta, Ahad (19/6) petang.

Kepada utusan BNP2TKI itu, anak kedua almarhumah Ruyati, Eti Kurniati, menuding pemerintah tidak sungguh-sungguh memperjuangkan dan melindungi ibunya sejak terancam hukuman hingga ekeskusi pancung dilakukan, Sabtu kemarin. Eti juga menegaskan bahwa nyawa dan keselamatan ibunya tak bisa ditukar dengan uang.

Mendengar penolakan itu, utusan BNP2TKI langsung pamit pulang.(ADO)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya