Jakarta - Bhayangkara FC siap meladeni tantangan Persija Jakarta di laga pertama Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, malam ini. Duel Bhayangkara FC vs Persija ini tak pelak bisa diibaratkan duel dua klub juara.
Seperti diketahui, Bhayangkara FC merupakan juara bertahan Liga 1. Status tersebut membuat klub berjuluk The Guardian lebih percaya diri untuk mengarungi musim baru ini.
Advertisement
Adapun Persija Jakarta, yang musim lalu finis di peringkat empat klasemen akhir Liga 1, merupakan kampiun turnamen pramusim Piala Presiden 2018. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu tampil perkasa sejak awal turnamen sampai partai final.
Simon McMenemy sadar duel Bhayangkara FC vs Persija ini tak akan mudah. Pelatih Bhayangkara FC itu tahu, calon lawannya sedang memiliki penampilan terbaik dan kepercayaan diri tinggi. Apalagi laga nanti akan terasa seperti bermain di kandang sendiri mengingat SUGBK berlokasi di DKI Jakarta.
Namun, Simon yakin timnya punya peluang untuk memberikan luka pada Persija dalam laga nanti. Simon bertekad meminimalisir atau menghentikan pergerakan para penyerang Persija semisal Marko Simic agar tak mendapatkan ruang tembak.
Skema Wajib
Skema tersebut wajib dilakukan mengingat Simic merupakan penyerang tajam yang sudah dibuktikan pada awal tahun ini di Piala Presiden dan Piala AFC.
"Kami sudah mengatur bagaimana caranya agar penyerang Persija mendapatkan sedikit kesempatan untuk mencetak gol. Laga nanti memang akan sulit karena Persija seperti bermain di kandang sendiri," kata Simon dalam jumpa pers jelang laga, Kamis (22/3/2018).