Jakarta Manajer Arsenal, Arsene Wenger, terkenal sebagai sosok yang gemar mengorbitkan pemain-pemain muda. Namun, Wenger bukanlah manajer yang paling sering menurunkan para pesepak bola muda.
Advertisement
Sejatinya, saat ini jarang suatu klub memainkan lulusan akademi sepak bola mereka. Hal itu karena manajer atau pelatih jarang punya waktu untuk mengembangkan bakat para pemain muda.
Akan tetapi, beberapa masih menggunakan jasa pemain muda untuk memberikan pengalaman, seperti Wenger. Dalam satu dekade terakhir, pria asal Prancis itu sukses menemukan bakat seperti Cesc Fabregas, Robin van Persie, dan Alex Oxlade-Chamberlain.
Meski begitu, nama-nama di atas meninggalkan Arsenal begitu meraih kesuksesan. Sementara itu, sebagian justru gagal berkembang ketika memasuki usia emas seperti Nicklas Bendtner.
Dalam satu dekade terakhir, 22,4 persen dari total menit bermain Arsenal menjadi milik pemain berusia di bawah 23 tahun. Hal itu tidak lepas dari kebijakan Wenger.
Namun, Arsene Wenger bukan manajer atau pelatih yang paling sering memainkan pemain muda. Lantas, siapa saja sosok yang lebih memercayai pemain muda dibandingkan Wenger?
Berikut ini adalah empat di antaranya:
Jurgen Klopp
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, punya visi jangka panjang ketika menangani suatu klub. Hal itu membuatnya kerap memainkan lulusan akademi klub tersebut.
Ketika masih menangani Borussia Dortmund, Klopp mengorbitkan nama-nama seperti Mario Gotze, Robert Lewandowski, dan Mats Hummels. Manajer berusia 50 tahun itu sukses mempersembahkan masing-masing dua gelar Bundesliga dan DFL Supercup serta satu trofi DFB Pokal.
Klopp membawa kebiasaan memainkan pemain muda dia bawa ke Liverpool, seperti Joe Gomez dan Dominic Solanke. Dalam satu dekade terakhir, 23,3 persen dari total bermain klub yang ditangani Klopp menjadi milik pemain muda.
Dieter Hecking
Nama Dieter Hecking melejit ketika mengorbitkan Kevin De Bruyne sewaktu membela VfL Wolfsburg. Saat itu, De Bruyne mencatatkan 10 gol dan 20 assist untuk Die Wolfe.